Seorang Kakek Sukarela Bantu Timbun Lubang di Jalan Platina III, Warga: Tamparan untuk Pemerintah

Medan(MedanPunya) Kondisi aspal di Jalan Platina III, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli tampak memprihatinkan.

Pantauan, Senin (26/10) tampak kondisi jalan sepanjang belasan meter ini rusak parah dengan dipenuhi lubang dan bebatuan hingga tidak tampak lagi aspal untuk menutupi jalan.

Namun, tidak jauh dari lokasi jalan rusak tersebut, terlihat pria paruh baya sedang menggali pasir di sudut jalan dan menimbunnya seorang diri.

Jumiran, kakek 72 tahun asal Kelurahan Titi Papan ini mengungkapkan bahwa ia melakukan penimbunan secara sukarela untuk membantu warga melintasi jalan.

“Jalan ini udah rusak tahun 1965. Dulu lebih parah lagi dari sekarang. Saya melakukan ini sukarela. Ini kalau tidak ditimbun, kalau hujan orang gak bisa lewat. Saya disini tidak digaji, tapi kerja amal,” ungkap Jumiran kepada Tribun Medan.

Jumiran yang menjadi nazir masjid ini menuturkan bahwa sudah berulang kali mengajukan perbaikan jalan namun hingga kini belum ada tanggapan.

Tidak ingin berharap terlalu banyak, kini setiap banjir, Jumiran langsung turun ke lapangan sejak pagi hingga jelang sore hari.

“Sudah berulang kali diajukan, tapi tidak ada respons. Daripada menunggu, kita turun langsunglah. Inilah dibuat kotak sumbangan seikhlas hati dari pengendara. Kita tidak ingin jalan ini semakin rusak,” ujarnya.

Tampak Jumiran mengangkut beko pasir dan menimbun di beberapa titik yang dinilai cukup berbahaya. Tampak juga sesekali Jumiran beristirahat sejenak dengan memakan kue pukis dan teh manis di sudut jalan.

Para pengendara yang melewati Jalan Platina III juga turut mengapresiasi usaha dari Jumiran yang telah berjasa membantu pengendara.

Diantaranya Imran, warga Jalan Platina yang mengatakan kondisi jalan akan lebih parah jika tidak ada penimbunan.

“Kalau jalan ini dari dulu udah rusak parah. Udah gak nampak lagi aspalnya pun. Inilah untung ada kek Jumiran ini tiap hari selalu dibantunya kita. Kadang kita kasih juga lah ucapan Terima kasih. Sudah tua tapi masih mau membantu lingkungannya. Ini tamparan keras untuk pemerintah,” ujar Imran.

Beberapa pengendara yang melintas juga turut berhenti sejenak untuk memberikan sumbangan seikhlas hati atas usaha yang dilakukan Jumiran. Seperti yang dilakukan oleh Suci, pengendara yang melintas.

“Ya hitung-hitung bantu bapak inilah. Dia sudah bantu menutup lubang-lubang besar itu. Sendirian loh ini, kita harapnya pemerintah tolonglah jalan ini segera ada perbaikan. Masa warga juga yang turun tangan untuk kepentingan umat banyak kan,” pungkas Suci.***trb/mpc/bs

 

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version