Sering Beraksi di Medan, Polisi Ringkus Komplotan Jambret

Medan(MedanPunya) Tiga jambret yang kerap beraksi di seputaran Kota Medan berhasil ditangkap petugas Polrestabes Medan. Dalam penangkapan itu, polisi menembak dua dari tiga tersangka.

Adapun identitas kedua pelaku yakni M Hadji (21) warga Jalan M Yakub Gg Tini Medan, dan Hendra Sani alias Bajol warga Jalan Tirto Medan.

Polisi juga turut membekuk tersangka Ali Adam (28) warga Jalan HM Yamin Medan.

“Ketiganya merupakan residivis kasus jambret, narkoba dan begal. Begitu bebas kembali mengulangi perbuatannya melakukan penjambretan,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing melalui Kanit Pidum Iptu Ardian Yunnan Saputra, Selasa (17/11).

Dalam keterangan yang berhasil dihimpun, penangkapan terhadap komplotan ini merupakan tindak lanjut laporan kasus penjambretan di Jalan GB Josua yang dialami korban Renata Pangaribuan (40), pada Kamis (12/11) lalu.

“Kita menerima tiga laporan polisi terkait aksi penjambretan yang dilakukan oleh pelaku,” kata Yunnan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengantongi identitas pelaku.

Lanjut Yunnan mengatakan, mendapati informasi kalau komplotan jambret ini sedang berada di Jalan HM Yamin Medan.

“Kami langsung bergerak dan melakukan penyergapan. Kedua tersangka mencoba melarikan diri mengendarai sepeda motor, personel lalu memberikan tembakan peringatan tiga kali ke udara,” beber Yunnan.

Menurut polisi, begitu mendengar suara tembakan peringatan, kedua tersangka jambret yakni M Hadji dan Bajol malah semakin kalap dan balik lalu menyerang petugas dengan menabrakan sepeda motor yang dikendarainya.

“Selanjutnya personel timsus melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku, dan mengenai kaki kedua pelaku yang mengakibatkan pelaku tidak bisa melarikan diri,” ungkapnya.

Usai diberikan timah panas, petugas kemudian membawa kedua tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan.

Dari data kepolisian yang didapat, komplotan jambret ini paling sedikit sudah 8 kali melakukan penjambretan di seputaran Kota Medan.

Adapun lokasi-lokasinya antara lain di Jalan Setia Budi menggasak tas berisi uang Rp 500 ribu dan minyak wangi. Di Jalan Ringroad tas cuma dapat uang Rp 30 ribu dan surat-surat berharga.

Di Jalan Sudirman meraup tas berisi uang Rp 600 ribu dan handphone, Jalan S Parman mendapat tas berisi uang Rp 400 ribu, hp dan kacamata.

Di Jalan Mongonsidi memperoleh tas berisi uang Rp 500 ribu, Jalan Brigjend Zein Hamid merampas tas berisi uang Rp 500 ribu, Jalan Gatot Subroto menggasak tas berisi hp dan surat-surat.

“Dan terakhir di Jalan GB Josua menggasak tas berisi uang Rp 2,3 juta, handphone, buku dan dompet,” pungkasnya.***trb/mpc/bs

 

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version