Selasa, 20 Mei 2025
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Terdakwa Korupsi Skandal Pembelian MTN Divonis 10 Tahun Penjara

Kamis, 12 November 2020
kanal Metro
12
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Meski Majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri (PN) Medan sudah meringankan hukuman terdakwa MAL, yang terlilit Korupsi Skandal Pembelian Medium Term Notes (MTN), dari tuntutan JPU 19 tahun, Pengacara MAL, Eva Nora mengaku tetap kecewa dengan putusan tersebut.

“Kami sebagai PH sangat menghormati apa yang sudah diputuskan oleh majelis hakim, apalagi itu jauh dari tuntutan jaksa yang 19 tahun, namun yang kami sayangkan dan kami sesalkan adalah, hakim sama sekali tidak mempertimbangkan ahli yang kami hadirkan, tidak ada satu kalimat kata pun yang sudah disampaikan oleh ahli baik itu pidana, ahli negara dan perbankan yang kami sampaikan, namun hakim lebih berpihak kepada ahli yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum,” katanya.

Sebelumnya, MAP terbukti bersalah atas korupsi terkait skandal pembelian surat berharga berupa MTN milik PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP) oleh salah satu bank di Medan, yang merugikan keuangan negara sebesar Rp147 miliar.

Selain pidana penjara, majelis hakim yang diketuai Sri Wahyuni Batubara itu, juga membebankan terdakwa MAP membayar uang pengganti (up) sebesar Rp 514 juta, dengan ketentuan jika terdakwa tidak sanggup membayar dalam waktu 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita sebagai pembayaran pidana pengganti dan apabila harta kekayaan terdakwa tidak mencukupi, maka ditambah hukumannya selama 2 tahun penjara.

Dalam nota putusannya, majelis hakim menilai terdakwa MAP terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, dan tindak pidana pencucian uang sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan kesatu primer.

“Yaitu Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat(1) ke-1e juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP dan Pasal 5 ayat (1) UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang,” kata majelis hakim Sri Wahyuni.

Selain Maulana, majelis hakim Sri Wahyuni juga menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Andri Irvandi selaku Direktur Capital Market MNC Sekuritas. Andri juga divonis pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan.

“Menghukum terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 1.286.750.000 dengan ketentuan, jika terdakwa tidak sanggup membayar dalam waktu 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita sebagai pembayaran pidana pengganti dan apabila harta kekayaan terdakwa tidak mencukupi, maka ditambah hukumannya selama 3 tahun penjara,” kata majelis hakim.

Putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan JPU Robertson yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 19 tahun.

Menanggapi putusan tersebut, kedua terdakwa melalui masing-masing penasihat hukumnya maupun JPU Robertson dan Hendri Sipahutar menyatakan pikir-pikir.

“Saya pikir mungkin beliau harus memikirkan dalam waktu yang diberikan undang-undang yaitu 7 hari, kalau beliau bilang banding maka kami akan banding, namun keputusan kami ini sangat kecewa sekali,” kata Nova.

Sementara itu, mengutip dakwaan JPU, pembelian MTN milik PT SNP Finance melalui broker (arranger) MNC Sekuritas oleh PT Bank Sumut di tahun 2017 dan 2018 dalam 3 termin total Rp202 miliar. Data-data MTN tidak sesuai dengan fakta sebenarnya dan PT SNP kemudian gagal bayar kewajiban kepada PT Bank Sumut.***trb/mpc/bs

 

 

Berikan Komentar:
Tags: JPUkorupsiMTNPN Medan
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Keluarga Beber Kronologi Ridwan Cibro yang Dibakar OTK di Helvetia Medan

Berita Berikutnya

Curi Kayu Broti dan Papan, Tiga Pria di Tanjungbalai Diciduk Polisi

Related Posts

Metro

Lakukan Pelanggaran Berat, Kadisnaker Sumut Ismael Sinaga Dipecat

Senin, 19 Mei 2025
Metro

Imigrasi Amankan 23 WNA Asal Bangladesh Tanpa Dokumen Resmi di Pancur Batu

Senin, 19 Mei 2025
Metro

Hasil Autopsi Bayi Inses Medan: Ada Resapan Darah di Kepala

Rabu, 14 Mei 2025
Metro

Heboh Driver Ojol Terima Paket Bayi Meninggal

Kamis, 8 Mei 2025
Metro

Tawuran Kembali Pecah di Belawan, Wajah Kapolsek Terkena Lemparan Batu

Rabu, 7 Mei 2025
Metro

Lepaskan Tembakan Usai Diserang, Kapolres Belawan Dinonaktifkan 1 Bulan

Selasa, 6 Mei 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kasi Keuangan Polres Padangsidimpuan Dipecat karena Lakukan Penggelapan

Senin, 19 Mei 2025

Lakukan Pelanggaran Berat, Kadisnaker Sumut Ismael Sinaga Dipecat

Senin, 19 Mei 2025

Imigrasi Amankan 23 WNA Asal Bangladesh Tanpa Dokumen Resmi di Pancur Batu

Senin, 19 Mei 2025
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana