Tiga Bulan Buron, Pria yang Gasak Barang Toko di Sunggal Tewas Ditembak Polisi

Medan(MedanPunya) Sempat bersembunyi selama kurang lebih tiga bulan, seorang spesialis pembobol toko tewas ditembak polisi.

Pelaku yakni bernama, Muhammad Rahsid alias Entik (30) warga Jalan Pembangunan, Kecamatan Medan Sunggal.

Ia diketahui melakukan aksi pencurian tersebut bersama dengan dua orang lain rekannya bernama Muhammad Danke dan Deden Hariwira Kusuma.

Tetapi, kedua teman pelaku ini telah diamankan terlebih dahulu oleh polisi.

Para pelaku ini ditangkap setelah menggasak isi toko milik Suwardi di Jalan Pembangunan, Kecamatan Sunggal, pada Senin (17/1/2022) lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus menjelaskan bahwa pelaku Entik ini sempat buron, hingga akhirnya di tangkap pada Rabu (6/4) kemarin.

“Kita melakukan penyelidikan lanjutan, terkait salah seorang pelaku yang masih DPO dalam kasus pencurian di toko milik Suwardi,” kata Firdaus, Kamis (7/4).

Ia mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan akhirnya petugas mengetahui keberadaan pelaku sedang berada di kawasan Sunggal.

“Kita langsung bergerak menindaklanjuti informasi tersebut, dan langsung mengamankan pelaku Entik ini,” sebutnya.

Firdaus menyebutkan, saat ditangkap polisi langsung melakukan penggeledahan terhadap badan pelaku.

“Kita menemukan sangkur yang diselipkannya di dalam celana pelaku,” tuturnya.

Lebih lanjut, mantan Kasat Reskrim Polresta Deliserdang ini juga menjelaskan, setelah itu pihaknya langsung melakukan pengembangan dan mencari sejumlah barang bukti lainnya.

Namun, saat itu pelaku yang merupakan spesialis kasus pencurian ini mencoba melakukan perlawanan dan hendak merebut senjata api milik petugas.

“Petugas di lapangan yang melihat aksi pelaku ini, langsung melakukan tindakan tegas dan terukur tepat di bagian dada kirinya,” kata Firdaus.

Saat itu, pelaku langsung terkapar. Lalu, petugas membawa nya ke Rumah Sakit Sundari untuk dilakukan perawatan medis akibat luka tembakan.

“Saat hendak dibawa pelaku sudah tidak dapat tertolong, dan akhirnya meninggal dunia. Kemudian pelaku dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara,” pungkasnya.***trb/mpc/bs

 

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version