Viral Debt Collector Diduga Bersenpi Rampas Motor Ojol di Medan, Polisi: Pistol Mainan

Medan(MedanPunya) Video bernarasi debt collector dihajar massa diduga karena merampas sepeda motor driver ojek online di Kota Medan viral di media sosial.

Dalam video berdurasi singkat itu, tampak kerumunan warga, termasuk sejumlah pelajar, merusak dua sepeda motor yang diduga milik debt collector.

“Rampas motor ojol, mata elang diduga berpistol bonyok dihantami warga,” demikian narasi yang mengunggah video tersebut.

Kepala Bidang Unit Reaksi Cepat (URC) GODAMS, Muhammad Irfan menyampaikan, driver ojol yang menjadi korban bernama Reza.

Ia menceritakan, kala itu Reza beranjak ke Jalan Wahid Hasyim, Kota Medan sembari mencari orderan pada Selasa (1/9).

Setibanya di Simpang Gajah Mada, seorang pengendara sepeda motor meminta tolong padanya. Reza pun membantu dengan mendorong dari belakang.

“Tiba-tiba dia didatangi tujuh orang, dengan tiga sepeda motor,” kata Irfan, Kamis (3/9).

Ia mengungkapkan, belakangan diketahui orang yang dibantu Reza serta tujuh orang lainnya diduga debt collector. Motor Reza pun dirampas dan dibawa pergi.

Reza tak terima dan berteriak minta tolong. Warga sekitar lekas ramai ke lokasi untuk membantu. Alhasil ada dua debt collector yang diamankan dan dihajar massa.

“Ada 2 motor juga yang dimassa. Pas ribut itu lah terlihat ada benda mirip senpi (dibawa debt collector),” ujarnya.

Selanjutnya, kedua terduga pelaku diamankan warga. Tak lama polisi datang membawa keduanya ke Polsek Medan Kota. Irfan menuturkan, pengakuan Reza memang sepeda motor itu dibeli hanya dengan surat STNK. Sementara pemilik motor pertama sudah menunggak cicilan.

“Makanya dicari lah unitnya. Nah, driver ini mungkin gak tahu-tahu juga,” sebutnya.

Di lain pihak, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Fandi Setiawan menyampaikan, saat ini dua debt collector tersebut sudah diamankan.

“Nah, drivernya sudah tak mempermasalahkan soal kendaraan itu lagi. Makanya ini keduanya ditahan karena UU Darurat, membawa pisau,” ujar Fandi.

“Kalau soal senpinya sudah dicek, itu cuma ecek-ecek (mainan),” sambungnya.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version