Senin, 13 April 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Senin, 27 Februari 2023
kanal Olahraga
10
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

London(MedanPunya) Kekalahan dari Tottenham Hotspur membuat laju buruk Chelsea berlanjut. Graham Potter kini menjadi manajer terburuk The Blues di era Premier League.

Chelsea kalah 0-2 dari Tottenham di pekan ke-25 Liga Inggris. Si Biru tampil melempem dalam derby London di Stadion Tottenham Hotspur, Minggu (26/2/2023).

Hasil itu membuat laju buruk Chelsea berlanjut. Sejak November, Mason Mount dkk cuma mengemas dua kemenangan, 6 kali kalah, dan sisanya imbang. Kini, Chelsea terjerembab di peringkat 10 klasemen Liga Inggris, tertinggal sangat jauh dari rival-rivalnya.

Performa ini juga membuat Graham Potter disorot. Bagaimana tidak, pria yang ditunjuk menggantikan Thomas Tuchel itu belum bisa memberi perubahan sama sekali, meski diberi skuad berlimpah bintang.

Graham Potter, yang dibajak dari Brighton & Hove Albion, kini tercatat sebagai manajer terburuk Chelsea di era Premier League. The Sun menyebut, rasio kemenangannya di Liga Inggris menjadi yang paling rendah sejak era Premier League dimulai.

Di era Premier League sendiri, Chelsea sudah merekrut 19 manajer. Dan Potter punya rasio kemenangan terendah sejauh ini.

Pria berusia 47 tahun itu sudah memimpin Chelsea bertanding sebanyak 18 laga. Baru lima kemenangan ia berikan, dengan sisanya 6 kali kalah dan 7 kali kalah. Rasio kemenangannya cuma 27,8 persen.

Catatan Potter lebih rendah dari Ian Potterfield, yang punya rasio kemenangan 31 persen dari 29 laga, dengan rincian 9 kali menang dan menelan hasil seri dan kalah masing-masing 10 kali.

Graham Potter sendiri kabarnya masih mendapat restu dari Todd Boehly untuk membesut Chelsea. Hal itu berbanding terbalik dengan para penggemar, yang lebih ingin melihatnya mundur.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: ChelseaGraham PotterTottenham Hotspur
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Ancelotti Bicara soal Pensiun Ramos di Timnas Spanyol

Berita Berikutnya

Putin: NATO Ikut Serta dalamPerang Ukraina karena Sumbangkan Senjata

Related Posts

Olahraga

FIFA Gocek Suporter Usai Bikin Kategori Tiket Piala Dunia 2026 Paling Mahal

Jumat, 10 April 2026
Olahraga

Thomas Tuchel Beri Sinyal Coret Phil Foden dari Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026

Kamis, 2 April 2026
Olahraga

Bayern Bantah PDKT ke Mohamed Salah

Selasa, 31 Maret 2026
Olahraga

Simon Masih Oke, Sulit Bagi Garcia Menjadi Kiper Utama

Senin, 30 Maret 2026
Olahraga

Laporta Kembali Terpilih Menjadi Presiden Barcelona

Senin, 16 Maret 2026
Olahraga

Drama Legenda MU, Scholes Klarifikasi Komentar Pedasnya untuk Carrick

Selasa, 10 Maret 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

FIFA Gocek Suporter Usai Bikin Kategori Tiket Piala Dunia 2026 Paling Mahal

Jumat, 10 April 2026

HUT TNI AU, Pesawat Kepresidenan Prabowo Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle

Jumat, 10 April 2026

Netanyahu Akan Diadili Pekan Ini, Sempat Tertunda Imbas Perang Iran

Jumat, 10 April 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana