Rabu, 21 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Ini Alasan Donnarumma Tak Selebrasi saat Tepis Penalti Bukayo Saka

Selasa, 13 Juli 2021
kanal Olahraga
17
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

London(MedanPunya) Kiper Italia, Gianluigi Donnarumma tak merayakan suksesnya menepis penalti pemain Inggris, Bukayo Saka, di final Euro 2020. Ini alasannya.

Inggris kalah di final Euro 2020 saat melawan Italia di Stadion Wembley, Senin (12/7) dini hari WIB. Harry Kane dkk kalah adu penalti.

Berimbang 1-1 selama 120 menit, di mana gol Luke Shaw di menit ke-2 dibalas Leonardo Bonucci pada menit ke-67, membuat pertandingan dilanjutkan ke adu penalti. Inggris kalah dalam penentuan itu.

Di babak tos-tosan, dua penendang Italia sempat gagal yakni Andrea Belotti dan Jorginho. Tapi, Inggris juga demikian.

Tiga penendang Inggris gagal, yakni Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka. Kemenangan Italia ditentukan usai penalti Saka ditepis.

Pemain Arsenal itu menjadi penendang kelima Inggris. Dan sepakan Saka bisa ditepis Donnarumma, yang memastikan Italia menang 3-2 atas Inggris.

Donnarumma, yang turut memastikan sukses Italia, saat itu malah terlihat biasa saja. Ia berjalan dengan ekspresi dingin, meski di pinggir lapangan para pemain dan staf berpelukan.

Donnarumma menjelaskan ekspresinya. Kala itu, kiper yang tidak memperpanjang kontraknya di AC Milan itu tak tahu kalau Italia sudah menjadi juara.

“Saya tidak merayakannya karena saya tak menyadari kami sudah menang,” kata Donnarumma.

Tak cuma Gianluigi Donnarumma, banyak fans juga tak sadar Italia sudah menjadi juara. Sukses itu memastikan Gli Azzurri kini mengoleksi dua trofi Piala Eropa, setelah yang pertama diraih pada 1968.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: Bukayo SakaEuro 2020Gianluigi Donnarumma
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Bobby Bakal Beri Bantuan ke Pekerja Terdampak PPKM Darurat

Berita Berikutnya

Vaksin Berbayar Ditunda, Saham Kimia Farma Ambruk

Related Posts

Olahraga

Pemerintah Jerman Dukung Boikot Piala Dunia 2026 karena Isu Greenland

Rabu, 21 Januari 2026
Olahraga

Real Madrid Tetap Buru Pelatih Baru Usai Debut Pahit Alvaro Arbeola

Senin, 19 Januari 2026
Olahraga

Jurnalis Spanyol Ungkap 7 Pemain Madrid Tak Suka Metode Xabi Alonso

Kamis, 15 Januari 2026
Olahraga

Noel Gallagher: Jadi Pelatih dan Pemain MU Kini Bukan Puncak Karier

Rabu, 14 Januari 2026
Olahraga

Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid, Kena “Kutukan” Kylian Mbappe?

Selasa, 13 Januari 2026
Olahraga

Fletcher: MU Bapuk, Wajar Fans Marah

Senin, 12 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kerusakan DAS Batang Toru, Kementerian LH Gugat PT Toba Pulp Lestari dan PT Tri Bahtera Srikandi

Rabu, 21 Januari 2026

Pemerintah Jerman Dukung Boikot Piala Dunia 2026 karena Isu Greenland

Rabu, 21 Januari 2026

Benua Biru Genting, 27 Pemimpin Dunia Eropa Dilaporkan Rapat Persiapan PD III

Rabu, 21 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana