Washington(MedanPunya) Seorang utusan utama Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meminta FIFA untuk mengganti Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026.
Rencana tersebut merupakan upaya untuk memperbaiki hubungan antara Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni yang berselisih terkait perang Iran.
“Saya menegaskan bahwa saya telah menyarankan kepada Trump dan (presiden FIFA Gianni) Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia,” kata utusan khusus AS, Paolo Zampolli.
“Saya warga asli Italia dan akan menjadi mimpi untuk melihat Azzurri di turnamen yang diselenggarakan AS. Dengan empat gelar, mereka memiliki rekam jejak yang cukup untuk membenarkan keikutsertaan mereka,” sambungnya.
Gedung Putih, FIFA, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Untuk diketahui, Italia mengalami kekecewaan setelah gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut menyusul kekalahan adu penalti 4-1 dari Bosnia dan Herzegovina di final play-off kualifikasi.
Iran lolos ke Piala Dunia keempat berturut-turut tahun lalu, tetapi setelah dimulainya perang, mereka meminta FIFA untuk memindahkan tiga pertandingan grup tim tersebut dari AS ke Meksiko.
Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan, semua pertandingan akan berlangsung sesuai jadwal, sambil menawarkan bantuan kepada tim dalam persiapan untuk turnamen tersebut.
“Kami sedang mempersiapkan dan membuat pengaturan untuk Piala Dunia, tetapi kami patuh pada keputusan pihak berwenang,” kata Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, kepada wartawan dalam sebuah rapat umum pro-pemerintah di Teheran.
“Untuk saat ini, keputusannya adalah agar tim nasional sepenuhnya siap menghadapi Piala Dunia,” sambungnya.
Keputusan mengenai negara mana yang akan menggantikan tim jika pemerintah Iran menarik diri berada di tangan FIFA.
Berdasarkan Pasal 6 peraturan Piala Dunia, FIFA berhak memanggil negara mana pun yang dipilihnya untuk mengisi kekosongan tersebut.
AFC diperkirakan akan berupaya keras agar penggantinya berasal dari Asia, dengan Uni Emirat Arab, yang kalah dalam babak play-off kualifikasi melawan Irak November lalu, sebagai pilihan yang paling jelas.
Namun, UEA tidak memiliki rekam jejak sepak bola yang setara dengan Italia, karena hanya pernah tampil di satu edisi Piala Dunia pada 1990 dan tidak meraih kemenangan sekali pun.
Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa tim nasional Iran akan tetap berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia 2026.
Kepastian ini muncul di tengah kekhawatiran publik akibat eskalasi perang yang melanda kawasan Timur Tengah.
“Iran pasti akan datang. Kami berharap pada saat itu situasinya akan damai, itu pasti akan membantu,” kata Infantino dalam konferensi ekonomi yang diselenggarakan oleh stasiun televisi CNBC.
Menurutnya, keikutsertaan Iran merupakan representasi dari rakyat dan hak para pemain yang telah berjuang di babak kualifikasi.
“Mereka mewakili rakyat, mereka telah lolos kualifikasi, para pemain ingin bermain,” jelas dia.***kps/mpc/bs
