Jumat, 23 Mei 2025
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Politik

PDIP Sebut SBY Bapak Bansos, PD Balas Madam Bansos

Sabtu, 29 Mei 2021
kanal Politik
107
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Jakarta(MedanPunya) PDIP menyinggung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Bapak Bansos Indonesia. Julukan itu disebutkan saat Hasto menjadi saksi penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2009.

Hasto awalnya mengatakan perjanjian Batu Tulis antara Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri yang sudah tidak relevan lagi saat ini. Perjanjian itu sudah selesai pada Pemilu 2009 dengan hasil PDIP mengalami kekalahan.

“Tapi kalau prasasti Batu Tulis yang dimaksudkan dalam konteks politik Pak Prabowo-Bu Mega, ya pemilu sudah selesai 2009. Sehingga syarat-syarat untuk menjalankan pemerintahan bersama ketika menang pemilu kan terbukti saat itu kita kalah,” kata Hasto dalam diskusi Para Syndicate, Jumat (28/5).

Dari situ, Hasto lantas mengungkit adanya gugatan terkait suara kemenangan Pemilu 2004 dan 2009 yang penuh manipulasi. Hasto mengaku saat itu menjadi saksi dugaan manipulasi daftar pemilih tetap (DPT).

Menurut Hasto, manipulasi data itu berupa politisasi bantuan sosial (bansos) ala mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra. Hal itu membuat SBY mendapatkan julukan ‘Bapak Bansos Indonesia’.

“Meskipun sekarang karena konflik internal Partai Demokrat mulai ada suara-suara yang menggugat bahwa kemenangan Pemilu 2004-2009 ternyata penuh dengan manipulasi. Pada 2009, saya menjadi saksi bagaimana manipulasi DPT itu dilakukan,” ujarnya.

Hasto mengatakan adanya politik bansos itu berdasarkan hasil penelitian Markus Mietzner, yang kini menjadi peneliti politik Australian National University. Penelitian itu mencatat terdapat uang USD 2 miliar dari Juni 2008 hingga Februari 2009 yang dipakai untuk politik bansos.

Politik bansos itu, kata Hasto, ditiru oleh seluruh kepala daerah. Bahkan, menurutnya, kepala daerah berlomba mengadakan bansos sebagai bagian dari politik elektoral.

“Bagaimana politik bansos ala Thaksin itu dilakukan sehingga satu ada yang menjuluki SBY itu ‘Bapak Bansos Indonesia’. Karena memang penelitian Markus Mietzner itu menunjukkan bagaimana dari bulan Juni 2008 sampai Februari 2009 ada dana sebesar USD 2 miliar yang dipakai untuk politik bansos karena meniru strategi Thaksin politic populism,” ucapnya.

“Yang kemudian menyandera APBN kita karena kemudian ditiru oleh seluruh kepala daerah di Indonesia bagaimana berlomba mengadakan bansos sebagai bagian dari politik elektoral, tapi mengandung kerawanan dalam kestabilan fiskal di masa yang akan datang,” lanjut Hasto.

Lebih lanjut, Hasto menilai politik kekuasaan juga dipakai saat itu. Dia lantas mengaitkan hal itu dengan kasus Bank Century.

“Bagaimana politik kekuasaan juga dipakai, bagaimana politik elektoral menggunakan dana yang begitu besar sehingga kasus Bank Century dan sebagainya, nah kita tidak ingin seperti itu. Politik itu menjadikan kekuasaan harus diperoleh dengan cara benar. Kami percaya kepada nilai-nilai bangsa ini kalau kekuasaan tidak diperoleh secara benar akan membawa karma politik berupa kesengsaraan lahir dan batin,” tutur Hasto.

PD Balas dengan Sindiran ‘Madam Bansos’

Elite PD Rachland Nashidik merespons pernyataan Hasto terkait SBY ‘Bapak Bansos’. Rachland menepis anggapan bansos sebagai instrumen elektoral.

Dia menyebut SBY menganggap bansos instrumen kesejahteraan sosial. Rachland lalu menyinggung PDIP ‘Madam Bansos’.

“Saya senang Hasto sebut SBY ‘Bapak Bansos’. Bagi SBY, bansos itu instrumen bagi kesejahteraan sosial karena pasar tak sensitif dengan kemiskinan. Bagi PDIP, bansos justru instrumen elektoral. Tak percaya? Coba Hasto tanya Mensos Juliari atau, bila dicegah KPK, pada Madam Bansos,” kata Rachland, melalui cuitan yang diunggah melalui Twitternya, Jumat (28/5) malam.

Menurutnya Rachland, pernyataan karma politik itu seharusnya disampaikan Hasto kepada rekannya ‘Madam Bansos’ serta kubunya. Bukan malah melempar ke orang lain.

“Sebenarnya bukan urusan kita bila Sekjen PDIP Hasto bermaksud menegur rekan separtainya, yaitu Madam Bansos dan kubunya, bahwa kekuasaan dengan cara salah bisa mengakibatkan karma politik. Korupsi bansos memang sangat hina. Tapi ksatria dong, jangan nampar dengan tangan orang,” ujarnya.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: Bapak BansosMadam BansosPDIP
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

UEFA Ingin Hapus Aturan Gol Tandang di Liga Champions Musim Depan

Berita Berikutnya

Kasus Positif Corona Tinggi, 2 Lingkungan di Medan Diisolasi

Related Posts

Politik

Pengamat: Selama Jokowi Masih Presiden, Pengaruhnya Besar ke Kabinet Prabowo-Gibran

Selasa, 26 Maret 2024
Politik

Gugatan Ulang Syarat Usia Cawapres Ditolak, Gerindra: Setop “Framing” Jahat Pencalonan Gibran Cacat Hukum!

Kamis, 30 November 2023
Politik

Pemilu 2024, DPD RI Makin Sepi Peminat

Senin, 6 November 2023
Politik

Survei LSJ: Tak Ada PPP, 9 Parpol Diprediksi Tembus DPR

Selasa, 31 Oktober 2023
Politik

PAN Sama dengan Golkar, Tak Akan Dukung Anies di Pilpres 2024

Senin, 7 Agustus 2023
Politik

Bawaslu: Yang Punya Media atau Duit Jangan Semena-mena Kampanye Dirinya

Rabu, 21 Juni 2023

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Jatuh saat Hindari Lubang, Pemotor Tewas Terlindas Bus Listrik

Jumat, 23 Mei 2025

Polri Ungkap Keterlibatan Ormas soal Kasus Penculikan Pemborong di Langkat

Jumat, 23 Mei 2025

Luka Modric Tinggalkan Real Madrid: Genius, Ayah Rodrygo, Respek Ronaldo

Jumat, 23 Mei 2025
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana