Minggu, 2 Agustus 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Inggris Tolak Hasil Pilpres Rusia 2024

Selasa, 19 Maret 2024
kanal Dunia
16
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

London(MedanPunya) Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron pada Senin (18/3) menolak hasil pemilihan presiden atau pilpres Rusia 2024.

Kremlin memuji kemenangan Putin untuk masa jabatan kelima sebagai jelasnya dukungan rakyat, tetapi Cameron menyebut adanya penindasan oleh orang nomor satu di Rusia itu.

Cameron juga mengatakan, pilpres Rusia tidak bebas dan tak adil, serta hasilnya dianggap tidak demokratis.

“Pemilu di Rusia ini dengan jelas menunjukkan betapa dalamnya penindasan di bawah rezim Presiden Putin, yang berupaya membungkam setiap oposisi terhadap perang ilegal yang dilakukannya (di Ukraina),” katanya.

“Putin menyingkirkan lawan-lawan politiknya, mengendalikan media, kemudian menobatkan dirinya sebagai pemenang. Ini bukan demokrasi,” tambahnya.

Kremlin akhir pekan lalu menggelar pilpres—yang dinodai perusakan surat suara dan serangan Ukraina di perbatasan—sebagai bukti bahwa Rusia mendukung serangan Putin terhadap Ukraina.

Cameron juga menyebut kematian rival politik utama Putin yaitu Alexei Navalny sebagai bukti besarnya penindasan yang dilakukan Putin.

“Kematian Alexei Navalny hanya beberapa minggu sebelum pemilu adalah pengingat tragis akan parahnya represi politik di Rusia saat ini,” ujarnya.

Cameron menambahkan, Rusia harus segera membebaskan semua tahanan politik termasuk Vladimir Kara-Murza yang berkewarganegaraan ganda Inggris-Rusia.

Kara-Murza (42) yang merupakan oposisi Rusia pada April 2023 dipenjara selama 25 tahun, hukuman terberat sejauh ini karena menentang perang di Ukraina.

Dia didakwa berkhianat setelah berpidato di Amerika Serikat dengan mengatakan, Rusia melakukan kejahatan perang terhadap Ukraina.

Kara-Murza kini mengidap sejumlah masalah kesehatan serius, yang menurut pengacaranya disebabkan oleh dua upaya peracunan oleh dinas keamanan FSB Rusia pada 2015 dan 2017.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: David Cameronpilpres Rusia
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Liverpool Menurun di Waktu yang Salah

Berita Berikutnya

Bruno Fernandes Desak Perubahan Aturan Usai Amad Diallo Dikartu Merah

Related Posts

Dunia

Trump Kesal Netanyahu Ngoceh soal Gunung Pickaxe Iran

Rabu, 29 Juli 2026
Dunia

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026
Dunia

Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara

Senin, 20 Juli 2026
Dunia

Iran Ejek Trump yang Mau Ikut Pungut Tarif di Selat Hormuz: 20 Persen Terlalu Mahal

Selasa, 14 Juli 2026
Dunia

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026
Dunia

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

BI Ungkap Modal Asing Masuk Rp 195 Triliun setelah Suku Bunga Naik

Jumat, 31 Juli 2026

Wojciech Szczesny: La Liga Kompetisi Paling Penting bagi Barcelona

Jumat, 31 Juli 2026

Trump Kesal Netanyahu Ngoceh soal Gunung Pickaxe Iran

Rabu, 29 Juli 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana