Rabu, 18 Maret 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

China Bantah Ragukan Keampuhan Vaksin Corona Buatan Sendiri

Selasa, 13 April 2021
kanal Dunia
19
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Beijing(MedanPunya) Untuk pertama kalinya pejabat tinggi China mengakui rendahnya keampuhan vaksin Corona buatan dalam negeri. “Vaksin-vaksin China tidak memiliki tingkat perlindungan yang tinggi,” kata Direktur Badan Pengawasan dan Pencegahan Penyakit China, Gao Fu, dalam sebuah konferensi di Chengdu.

Lembaganya kini berusaha mencari cara baru meningkatkan efikasi Sinovac dan Sinopharm, antara lain dengan mencampurkannya dengan vaksin lain, tutur Gao.

Namun menurut laporan media berbahasa Inggris milik China, The Global Times, Gao menilai komentarnya itu banyak “disalahpahami.”

Kepada Associated Press, Gao mengatakan dia berbicara tentang tingkat efikasi “vaksin-vaksin di dunia, bukan China.” Namun dia menolak menjawab secara rinci jenis vaksin yang dia maksud.

Dalam pertemuan di Chendu, Gao banyak membahas keampuhan vaksin berbasis mRNA seperti yang dikembangkan BioNTech/Pfizer. Menurutnya terobosan vaksin DNA memiliki banyak keuntungan. Padahal Desember silam, dia masih meragukan keamanan vaksin mRNA, lantaran untuk pertama kalinya digunakan pada manusia sehat.

Pernyataan Gao mengisyaratkan China sedang mengembangkan vaksin baru berbasis mRNA. Hal ini diakui oleh seorang pejabat pemerintah di Beijing.

“Vaksin mRNA yang dikembangkan di dalam negeri sudah memasuki tahap kritis pada uji klinis,” kata Wang Huaqing, tanpa merinci tenggat waktu pengembangan.

Sejauh ini China sudah mengizinkan empat vaksin Corona. Kebanyakan menggunakan virus mati sebagai media pemicu kekebalan tubuh. Dua vaksin, Sinovac dan Sinopharm, yang diproduksi pemerintah saat ini sudah disebar di 22 negara, termasuk Indonesia, Meksiko, Turki, Hongaria dan Brasil.

Di Brasil, uji klinis yang dilakukan pemerintah terhadap vaksin China hanya menghasilkan tingkat efikasi sebesar 50 persen dalam mencegah penularan. Sementara keampuhannya menghadang gejala berat COVID-19 mencapai 80 persen. Adapun data resmi dari China sendiri menunjukkan tingkat efikasi yang lebih tinggi, yakni 79,3% dan 72,5% dalam mencegah penularan.

Sementara sebuah vaksin lain buatan China, CanSino, tercatat hanya memiliki efikasi sebesar 65% melawan penularan.

Pemerintah di Beijing sejauh ini sudah menggunakan 161 juta dosis vaksin buatan dalam negeri selama kampanye imunisasi tahun lalu. China berencana memberikan vaksin ke setidaknya 40% penduduk hingga bulan Juni.

Juru bicara Sinovac, Liu Peicheng, mengatakan pihaknya mencatat tingkat efikasi berbeda-beda yang dihasilkan uji klinis di berbagai negara terhadap vaksin buatannya. Namun menurutnya hal itu bisa diakibatkan oleh banyak faktor, antara lain usia peserta studi atau galur virus Corona.

Dia menyarankan agar pemberian vaksin ditunda selama setidaknya 14 hari antara dosis pertama dan kedua. Dengan cara itu tingkat efikasi Sinovac bisa ditingkatkan.

Badan Pengawas Penyakit China saat ini sedang mempertimbangkan untuk mencampur jenis vaksin yang berbeda untuk meningkatkan efikasi. Vaksin yang disebutkan adalah milik BioNTech dan AstraZeneca. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) setiap vaksin berdaya efikasi di atas 50 persen tetap berguna untuk mengakhiri pandemi Corona.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: Chinacovid-19vaksin Corona
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

PKB Sumut Ogah Ikut Gerakan Mau Kudeta Cak Imin dari Kursi Ketum

Berita Berikutnya

Kapolri Perintahkan Polisi Terlibat Kasus Narkoba Segera Dibinasakan

Related Posts

Dunia

Iran Luncurkan Rudal Canggih Sejjil ke Israel

Senin, 16 Maret 2026
Dunia

Pesan Iran ke Trump: Kamilah yang Akan Menentukan Akhir Perang

Selasa, 10 Maret 2026
Dunia

Trump Beri Sinyal Perang Lawan Iran Akan Selesai

Selasa, 10 Maret 2026
Dunia

Beda Nasib 3 Pilot F-15 AS yang Jatuh, Kru Wanita Langsung Disambut Hangat

Rabu, 4 Maret 2026
Dunia

Pakistan Nyatakan Perang Lawan Taliban Afghanistan, Bombardir Kabul

Jumat, 27 Februari 2026
Dunia

Kim Jong Un Ternyata Mau Akrab dengan AS, tetapi Tetap Tolak Korsel

Kamis, 26 Februari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Bobby Minta Mudik Gratis Pemprov Sumut Transparan, Tak Boleh Ada Titipan

Senin, 16 Maret 2026

Mobil Wanita Ngebut Tabrak Lapak Jualan di Pasar Kaget Binjai, 5 Warga Luka

Senin, 16 Maret 2026

Emak-emak Kejar lalu Tabrak Penjabret Gelangnya di Medan

Senin, 16 Maret 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana