Sabtu, 7 Maret 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Uni Eropa-Inggris Jatuhkan Sanksi Baru untuk Pejabat Militer Myanmar

Selasa, 22 Juni 2021
kanal Dunia
23
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Jakarta(MedanPunya) Uni Eropa (UE) menerapkan sanksi baru pada pejabat tinggi junta militer yang berkuasa di Myanmar pada Senin (21/06) atas tindakan keras terhadap pengunjuk rasa pro-demokrasi.

Blok beranggotakan 27 negara itu memberlakukan larangan perjalanan dan pembekuan aset terhadap delapan pejabat dan juga menargetkan empat “entitas ekonomi” yang terkait dengan militer Myanmar.

UE mengkritik para pejabat militer Myanmar karena “merusak demokrasi dan supremasi hukum, serta melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang serius.”

Sanksi terhadap perusahaan yang dikendalikan mliter dimaksudkan untuk merugikan junta secara finansial.

“Dengan menargetkan sektor permata, hutan dan kayu, langkah-langkah ini ditujukan untuk membatasi kemampuan junta untuk mengambil keuntungan dari sumber daya alam Myanmar, serta diberlakukan untuk menghindari kerugian yang tidak semestinya bagi rakyat Myanmar,” kata UE dalam sebuah pernyataan.

Inggris juga menambahkan tiga entitas ekonomi Myanmar ke dalam daftar sanksi, termasuk perusahaan mutiara milik negara dan perusahaan kayu.

Sanksi ini diterapkan saat junta tengah meminta dukungan Rusia.

Pemimpin Junta Min Aung Hlaing bertemu dengan kepala Dewan Keamanan Nasional Rusia Nikolai Petrushev pada Senin (21/06) menjelang konferensi keamanan internasional di Moskow pekan ini.

Dewan Keamanan Nasional mengatakan kedua pihak membahas terorisme, masalah keamanan regional dan campur tangan asing dalam urusan Myanmar. Kedua negara “menegaskan kembali keinginan mereka untuk lebih memperkuat kerja sama bilateral” menurut pernyataan dewan.

Militer Myanmar mengambil alih negara lewat kudeta pada 1 Februari. Junta menangkap pemimpin sipil Aung San Suu Kyi dan anggota lain dari Partai Liga Nasional untuk Demokrasi yang berkuasa di Myanmar.

Kudeta terjadi setelah militer menuduh partai Suu Kyi melakukan kecurangan dalam pemilu tahun lalu.

Suu Kyi saat ini diadili karena mengimpor walkie-talkie secara ilegal untuk pengawalnya dan melanggar aturan pembatasan pandemi selama kampanye pemilihan tahun lalu, serta tuduhan lainnya. Pendukung Suu Kyi percaya tuduhan itu bermotif politik dan dirancang untuk mencegahnya kembali ke memimpin.

Pengacara Suu Kyi mengatakan pada Senin (21/06) bahwa Suu Kyi mengatakan beberapa kesaksian hukum yang dituduhkan terhadapnya salah.

Pihak yang mengkritik penahanan Suu Kyi mengatakan bahwa kasus ini dimaksudkan untuk mendiskreditkan pemimpin sipil Myanmar itu. Bahkan jika Suu Kyi dibebaskan, ada dua tuduhan lebih serius yang dialamatkan kepadanya yang belum disidangkan. Yakni, tuduhan melanggar rahasia negara dengan ancaman hukuman 14 tahun penjara, dan tuduhan menerima suap dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Militer melakukan tindakan keras yang kontroversial terhadap pengunjuk rasa dan oposisi sejak kudeta.

Sebuah kelompok hak asasi terkemuka di wilayah itu mengatakan lebih dari 860 orang telah dibunuh oleh pasukan keamanan dalam beberapa bulan terakhir, dengan lebih dari 4.500 orang dipenjara oleh junta.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: junta militerMyanmarsanksiUni Eropa
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Pengumuman PPDB Sumut Belum Jelas, Orang Tua Siswa Protes ke Disdik

Berita Berikutnya

Bobby Ungkit Pemprov Utang ke Pemko Medan, Gubsu: Tak Tahu Aku

Related Posts

Dunia

Beda Nasib 3 Pilot F-15 AS yang Jatuh, Kru Wanita Langsung Disambut Hangat

Rabu, 4 Maret 2026
Dunia

Pakistan Nyatakan Perang Lawan Taliban Afghanistan, Bombardir Kabul

Jumat, 27 Februari 2026
Dunia

Kim Jong Un Ternyata Mau Akrab dengan AS, tetapi Tetap Tolak Korsel

Kamis, 26 Februari 2026
Dunia

Ada AS di Balik Tewasnya Bos Kartel Meksiko ‘El Mencho’

Senin, 23 Februari 2026
Dunia

Trump Sentil Obama yang Bicara soal Alien, Ingatkan Agar Tak Bocorkan Rahasia

Jumat, 20 Februari 2026
Dunia

AS Marah Ada yang Beli Jet Tempur Rusia Su-57, Ancam Jatuhkan Sanksi

Jumat, 6 Februari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Dishub Medan Bantah Petugas Lakukan Pungli, Jelaskan soal Denda KIR

Rabu, 4 Maret 2026

Kejari Binjai Tahan Eks Kadis Ketahanan Pangan Ralasen Ginting

Rabu, 4 Maret 2026

Disnaker Sumut Buka Posko Pengaduan Penerimaan THR

Rabu, 4 Maret 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana