Janda yang Baru Menikah Lagi Dibunuh, Leher Diikat Kabel, Mulut Disumpal

Binjai(MedanPunya) Kiki Darmayanti Siregar, janda yang baru saja menikah lagi dibunuh dan jasadnya ditemukan sudah membusuk di rumah kontrakannya.

Jenazah janda tersebut ditemukan dalam posisi telentang di atas kasur kamar rumah kontrakan, yang beralamat di Jalan Tengku Amir Hamzah, Lingkungan VI, Kelurahan Jati Karya, Binjai Utara.

Menurut polisi, jenazah janda Kiki Darmayanti Siregar itu pertama kali ditemukan pada Selasa (20/12) sore.

“Temuan jenazah di rumah kontrakan berawal dari adanya masyarakat mencium aroma tidak sedap dari rumah kontrakan milik Edi Syahputra Nasution. Kemudian personel Polsek Binjai Utara mendatangi tempat kejadian perkara bersama dengan pemilik rumah dan dilihat ada mayat di dalam kamar,” ujar Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi, Rabu (21/12/2022).

Belum diketahui secara pasti, apakah pelaku pembunuhan adalah suami baru korban atau bukan.

Adapun suami baru korban berinisial LBP (35). Setelah jenazah Kiki Darmayanti Siregar ditemukan, LBP menghilang.

Polisi pun masih memburu LBP, suami baru janda asal Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu itu.

Dari penyidikan polisi, korban dan LBP baru tinggal di rumah kontrakan milik warga bernama Edi Syahputra Nasution sejak 20 November 2022 lalu.

Berselang sebulan kemudian, jasad korban ditemukan tidak bernyawa dan membusuk, diduga sudah tiga hari meninggal dunia.

“Pada leher korban, terlilit kabel listrik warna merah putih yang panjangnya dua meter, dan mulut disumpal handuk warna putih. Saat ditemukan, handuk masih menyumpel mulutnya,” ujar Junaidi.

Temuan jasad ini menyita perhatian masyarakat. Mereka berbondong-bondong meramaikan lokasi kejadian hingga membuat macet arus lalu lintas.

Di lokasi, Unit Reskrim Polsek Binjai Utara juga sudah pasang garis polisi.

Hasil pengumpulan bahan dan keterangan sementara, pintu rumah kontrakan, baik depan maupun belakang, dalam keadaan terkunci.

Pelaku diduga mengunci korban di dalam rumah kontrakan tersebut, usai menghabisi nyawanya.

Pemilik rumah kontrakan dan polisi dapat masuk ke dalam setelah mendobrak pintu belakang yang dalam keadaan tergembok.

“Korban dengan suaminya baru satu bulan dua minggu tinggal di sana. Pembayaran kontrakan tiap bulan,” kata Junaidi.

Dia menambahkan, masyarakat sekitar sempat ada mendengar cekcok mulut yang terjadi antara korban dengan suaminya pada Minggu (18/12) dini hari.

Saat keduanya bersitegang, kata Junaidi, saksi mendengar ada kalimat ancaman untuk dilakukan pembunuhan.

Diduga ancaman tersebut keluar dari mulut sang suami.

“Setelah cekcok, suami korban keluar kemudian datang kembali ke rumah. Terakhir suami korban keluar rumah dan mulai saat itu sampai sekarang. Korban tidak pernah keluar rumah dan diketahui meninggal dunia pada Selasa (20/12),” ucap Junaidi.***trb/mpc/bs

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version