Pria Tewas Bersimbah Darah di Gunung Sitoli Alami Lebih dari 20 Luka Bacok

Gunungsitoli(MedanPunya) Pria bernama Eddy Sofyan (60) ditemukan tewas bersimbah darah di tokonya di Kota Gunung Sitoli, Sumatera Utara (Sumut). Di tubuh korban ditemukan lebih dari 20 luka bacok.

“Iya, lebih dari 20 (luka bacok),” kata Plt Kasi Humas Polres Nias Aipda Restu Gulo, Senin (4/12).

Restu mengatakan saat kejadian korban sempat bergumul dengan pelaku. Saat itu, pelaku membacok korban secara mambabi buta. Luka bacok itu, kata Restu, terdapat di seluruh tubuh korban.

“Si pelaku ini dia membacok acak dari kepala sampai kaki semua, ketika mereka bergumul itu, posisi korban jatuh ke bawah mobil yang terparkir dalam rumah. Jadi, dia (pelaku) membabi buta, kaki, tangan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, pihak kepolisian sudah mengamankan pelaku pembunuhan Eddy Sofyan. Pelaku, yakni AZ (26). Saat ini, pihaknya kepolisian masih menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus tersebut.

“Kurang dari 24 jam, satu terduga pelaku inisial AZ berhasil diamankan Satreskrim Polres Nias,” kata Restu Gulo, Minggu (3/12) malam.

Eddy Sofyan sendiri ditemukan tewas penuh luka bacok di dalam toko telurnya di Jalan Pangeran Diponegoro, pada Sabtu (2/12) malam. Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya.

Penemuan korban itu berawal saat istri korban yang tengah berada di rumah curiga karena suaminya tak juga kunjung pulang. Istri korban pun menelepon korban puluhan kali, tetapi tidak diangkat.

Karena tak ada kabar, istri korban memutuskan untuk menemui suaminya ke toko mereka. Setibanya di sana, istri korban kaget karena di lantai terdapat ceceran darah.

“Istri korban melihat darah di lantai bagian bawah mobil pikap yang sudah terparkir dan melihat di sebelah kanan mobil ditemukan tumpukkan telur berjatuhan dan pecah di lantai,” ujarnya.

Korban pun masuk ke dalam untuk menyisir asal darah tersebut. Setibanya di ruang tamu, istri korban melihat suaminya sudah terlentang di atas lantai dengan penuh luka tusukan.

“Istri korban melihat meja kasir yang sering korban duduki untuk transaksi bisnis telurnya, di mana bagian laci telah terbuka dan di lantai berserakan beberapa surat,” kata Restu.

Istri korban pun berlari ke depan toko untuk meminta pertolongan warga. Tak lama, warga pun berdatangan dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Petugas yang menerima laporan kejadian itu langsung menuju lokasi. Pihak kepolisian pun melakukan olah TKP dan membawa jasad korban ke RSU M Thomsen Nias untuk divisum.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version