Sekretaris Gerindra Asahan Surati Kesbangpol Minta Bekukan Dana Parpol

Kisaran(MedanPunya) Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Asahan Fitriani Nasution berkirim surat ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Surat itu berisi permohonan agar membekukan dana parpol untuk Gerindra Asahan.

Dilihat, Rabu (22/6) surat itu bernomor istimewa tertanggal 21 Juni 2023 serta ditujukan kepada Bupati Asahan dan Badan Kesbangpol. Isi surat juga dilampirkan hingga ke pimpinan pusat.

Fitriani Nasution membenarkan surat itu dikirimkannya ke Kesbangpol Asahan. Surat itu dikirimnya karena tak pernah dilibatkan baik dalam musyawarah rapat bahkan hingga pembuatan proposal pengajuan bantuan ke Kesbangpol sebelumnya.

“Secara legitimasi di SK saya masih menjabat sebagai sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Asahan. Tiba-tiba saya dapat kabar ada proposal dikirim ke Kesbangpol untuk permohonan dana hibah partai. Saya terkejut kok saya tak tahu. Padahal saya kan masih sekretaris,” kata Fitriani ketika dikonfirmasi.

Surat permohonan dana hibah bantuan parpol yang dikirimkan DPC Gerindra Ashan, kata Fitri, tanpa tanda tangan dirinya. Tandatangannya digantikan wakil sekretaris dan itu membuat Fitri kecewa.

“Karena saya paham yang seperti ini kan urusannya pertanggungjawaban. Kalau besok ada masalah soal dana bantuan ini saya pun pasti ikut-ikutan,” kata dia.

Fitriani juga membongkar kasus serupa hampir terjadi di interal partainya pada Mei 2019 lalu. Saat itu dia diperiksa meskipun tak mengetahui apapun atas kasus dugaan pemalsuan tandatangan pada pencairan dana pendidikan parpol di Partai Gerindra Kabupaten Asahan yang dilaporkan salah satu PAC.

“Saya nggak mau ada terulang kembali kasus seperti tahun 2019 menjadikan fungsionaris DPC harus diperiksa di kepolisian untuk mempertanggungjawabkan persoalan yang dilaporkan PAC,” ujarnya.

Fitriani mengaku hubungannya dengan Ketua Gerindra Asahan Baharuddin sedang tidak harmonis. Sejauh ini Fitriani belum ada diajak bicara atau bertemu untuk membahas persoalan proposal pengajuan dana ke Kesbangpol Asahan itu.

Ketua DPC Partai Gerindra Asahan Baharuddin Harahap sudah mengetahui surat yang dikirim Fitri ke Kesbangpol. Baharuddin pun akan memanggil Fitri untuk meminta klarifikasi.

“Kami DPC Partai Gerindra Kabupaten Asahan akan mengundang saudari sekretaris untuk klarifikasi perihal statemen beliau ini. Kita nanti rapat di hari Senin, undangan sudah saya siapkan,” kata dia.

Ketua DPRD Asahan ini mengaku terkejut dengan perbuatan Fitriani. Menurut dia, harusnya Fitriani konsentrasi mempersiapkan Pileg dan Pemilu 2024 nanti.

“Harusnya di saat situasi seperti ini beliau itu jangan begitu. Jika nanti di internal saat diundang rapat dimintai klarifikasi nanti beliau tidak hadir, maka kami akan beritahukan perkembangan ini dengan sejelas-jelasnya,” ujar Baharuddin.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version