Rabu, 13 Mei 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

21.602 Tentara Ukraina Desersi dalam Sebulan, Rekor saat Lawan Rusia

Senin, 10 November 2025
kanal Dunia
15
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Kyiv(MedanPunya) Sebanyak 21.602 tentara Ukraina dilaporkan desersi alias meninggalkan dinas tanpa izin pada Oktober 2025.

Angka ini menjadi rekor tertinggi dalam empat tahun perang melawan Rusia, menurut laporan BBC Ukraine yang dirilis pada Jumat (7/11).

Mengutip data dari Kejaksaan Agung Ukraina, laporan tersebut menyebutkan bahwa puluhan ribu tentara itu desersi dalam satu bulan terakhir.

Mantan anggota parlemen Ukraina yang kini bertugas di militer, Igor Lutsenko, menyebut angkanya kemungkinan jauh lebih besar dari yang tercatat secara resmi.

“Sebanyak 21.602 pada Oktober… Ini rekor. Rekor yang sangat buruk,” tulis Lutsenko melalui akun Facebook pada Jumat.

Ia menambahkan, “Ini hanya data resmi. Dalam kenyataannya, banyak kasus desersi atau absen tanpa izin tidak didaftarkan.”

Menurut Lutsenko, pasukan Ukraina yang masih bertugas kini menanggung beban berlipat.

“Kami di bawah tekanan sangat besar karena beban ganda, bahkan tiga kali lipat, menimpa setiap tentara yang belum melarikan diri,” ungkapnya.

Situasi ini, lanjut dia, menimbulkan lubang besar dalam pertahanan di garis depan.

Pemerintah Ukraina memperluas kampanye wajib militer dalam beberapa bulan terakhir guna menggantikan pasukan yang terus berkurang, di tengah meningkatnya serangan dari Rusia.

Namun, kebijakan tersebut justru memicu kritik dan keluhan dari masyarakat.

Menurut Dmitry Lubinets, Komisioner Hak Asasi Manusia Parlemen Ukraina, keluhan tentang wajib militer paksa meningkat dua kali lipat sejak Juni 2025 dibandingkan lima bulan pertama tahun ini.

Laporan media Ukraina menyebutkan, video-video yang menunjukkan petugas militer menyergap pria-pria usia wajib militer di jalanan dan memaksa mereka masuk mobil van kini tersebar luas di media sosial.

Dalam banyak kasus, terlihat perlawanan dari calon rekrutan maupun warga di sekitarnya.

Fenomena ini kini dikenal dengan sebutan “busifikasi”, dan menjadi sumber ketidakpuasan yang meluas di kalangan warga sipil Ukraina.

Ketua Komite Kebijakan Kemanusiaan dan Informasi Parlemen Ukraina, Nikita Poturaev, mengeklaim bahwa sejumlah video yang beredar adalah palsu atau dimanipulasi menggunakan teknologi Akal Imitasi (AI/artificial intelligence).

Pada awal Oktober, otoritas wajib militer Ukraina bahkan mengimbau warga untuk berhenti merekam dan menyebarkan video terkait tindakan aparat terhadap calon rekrutan.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: desersiTentara Ukraina
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Resmi, 10 Nama Tokoh yang Diberi Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo

Berita Berikutnya

2 Begal Dorong-Rampas Tas IRT di Depan Kantor Walkot Tanjungbalai

Related Posts

Dunia

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026
Dunia

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026
Dunia

Pertama Kali, Israel Rilis Peta Lebanon Selatan di Bawah Kendalinya

Senin, 20 April 2026
Dunia

NATO Tak Mau Bantu AS Blokade Hormuz, Ogah Terseret Konflik

Selasa, 14 April 2026
Dunia

Netanyahu Akan Diadili Pekan Ini, Sempat Tertunda Imbas Perang Iran

Jumat, 10 April 2026
Dunia

Stategi “Lepas Tangan” Trump, Akhiri Perang Iran dan Biarkan Selat Hormuz Tutup

Selasa, 31 Maret 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026

Utusan Trump Berupaya agar Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Kamis, 23 April 2026

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana