Jumat, 6 Maret 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Amsterdam Minta Maaf Atas Perbudakan Termasuk di Indonesia

Jumat, 2 Juli 2021
kanal Dunia
23
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Amsterdam(MedanPunya) Wali Kota Amsterdam di Belanda menyampaikan permohonan maaf atas peran kotanya dalam perdagangan budak yang memperkaya ibu kota Belanda ini pada era kolonialisme di masa lalu.

“Atas nama kota ini, saya meminta maaf atas keterlibatan aktif dewan kota Amsterdam dalam sistem komersial perbudakan kolonial dan perdagangan manusia global yang mengarah pada perbudakan,” ucap Wali Kota Amsterdam, Femke Halsema.

Di Belanda, seperti di negara-negara Eropa lainnya, perdebatan soal masa lalu kolonialisme dan peran dalam perbudakan mencuat setelah gerakan Black Lives Matter marak di Amerika Serikat (AS).

“Sudah waktunya untuk mengintegrasikan ketidakadilan besar dari perbudakan kolonial ke dalam identitas kota kita,” ujar Halsema dalam pidato memperingati penghapusan perbudakan pada 1 Juli 1863 di Suriname dan Karibia yang menjadi bagian Kerajaan Belanda.

Pada puncak kerajaan kolonial, United Provinces yang kini dikenal sebagai Belanda memiliki wilayah penjajahan seperti Suriname, Pulau Curacao di Karibia, Afrika Selatan dan Indonesia, di mana Perusahaan Hindia Timur Belanda bermarkas pada abad ke-17 silam.

Halsema menyebut bahwa Provinsi Holland, yang mencakup Amsterdam, menjadi ‘pemain utama dalam perdagangan dan eksploitasi budak-budak’. Dia menambahkan bahwa pada abad ke-18 sekitar ’40 persen pertumbuhan ekonomi datang dari perbudakan’.

“Dan di Amsterdam, hampir semua orang mendapatkan uang berkat koloni Suriname,” sebutnya, mengutip Dewan Kota yang merupakan co-owner dan co-administrator koloni.

Amsterdam menjadi kota pertama di Belanda yang menyampaikan permohonan maaf. Langkah ini bisa diikuti oleh kota Rotterdam, Utrecht dan ibu kota administrasi Den Haag, yang juga memperdebatkan isu yang sama.

Di level nasional, Belanda belum secara resmi meminta maaf atas perannya dalam perbudakan di masa lalu.

Perdana Menteri (PM) Mark Rutte yang akan mengakhiri masa jabatannya, sebelumnya menyebut periode perbudakan terlalu jauh ke belakang dan perdebatan soal permintaan maaf akan memicu ketegangan.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: Belandakolonialismeperdagangan budak
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Isu Keretakan di Prancis: Mbappe Iri sama Griezmann

Berita Berikutnya

Gubsu Heran Publik Cepat Tahu Temuan BPK ‘Untung Tak Wajar’ Penanganan Covid

Related Posts

Dunia

Beda Nasib 3 Pilot F-15 AS yang Jatuh, Kru Wanita Langsung Disambut Hangat

Rabu, 4 Maret 2026
Dunia

Pakistan Nyatakan Perang Lawan Taliban Afghanistan, Bombardir Kabul

Jumat, 27 Februari 2026
Dunia

Kim Jong Un Ternyata Mau Akrab dengan AS, tetapi Tetap Tolak Korsel

Kamis, 26 Februari 2026
Dunia

Ada AS di Balik Tewasnya Bos Kartel Meksiko ‘El Mencho’

Senin, 23 Februari 2026
Dunia

Trump Sentil Obama yang Bicara soal Alien, Ingatkan Agar Tak Bocorkan Rahasia

Jumat, 20 Februari 2026
Dunia

AS Marah Ada yang Beli Jet Tempur Rusia Su-57, Ancam Jatuhkan Sanksi

Jumat, 6 Februari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Dishub Medan Bantah Petugas Lakukan Pungli, Jelaskan soal Denda KIR

Rabu, 4 Maret 2026

Kejari Binjai Tahan Eks Kadis Ketahanan Pangan Ralasen Ginting

Rabu, 4 Maret 2026

Disnaker Sumut Buka Posko Pengaduan Penerimaan THR

Rabu, 4 Maret 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana