Kamis, 5 Maret 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Inggris Tolak Hasil Pilpres Rusia 2024

Selasa, 19 Maret 2024
kanal Dunia
8
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

London(MedanPunya) Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron pada Senin (18/3) menolak hasil pemilihan presiden atau pilpres Rusia 2024.

Kremlin memuji kemenangan Putin untuk masa jabatan kelima sebagai jelasnya dukungan rakyat, tetapi Cameron menyebut adanya penindasan oleh orang nomor satu di Rusia itu.

Cameron juga mengatakan, pilpres Rusia tidak bebas dan tak adil, serta hasilnya dianggap tidak demokratis.

“Pemilu di Rusia ini dengan jelas menunjukkan betapa dalamnya penindasan di bawah rezim Presiden Putin, yang berupaya membungkam setiap oposisi terhadap perang ilegal yang dilakukannya (di Ukraina),” katanya.

“Putin menyingkirkan lawan-lawan politiknya, mengendalikan media, kemudian menobatkan dirinya sebagai pemenang. Ini bukan demokrasi,” tambahnya.

Kremlin akhir pekan lalu menggelar pilpres—yang dinodai perusakan surat suara dan serangan Ukraina di perbatasan—sebagai bukti bahwa Rusia mendukung serangan Putin terhadap Ukraina.

Cameron juga menyebut kematian rival politik utama Putin yaitu Alexei Navalny sebagai bukti besarnya penindasan yang dilakukan Putin.

“Kematian Alexei Navalny hanya beberapa minggu sebelum pemilu adalah pengingat tragis akan parahnya represi politik di Rusia saat ini,” ujarnya.

Cameron menambahkan, Rusia harus segera membebaskan semua tahanan politik termasuk Vladimir Kara-Murza yang berkewarganegaraan ganda Inggris-Rusia.

Kara-Murza (42) yang merupakan oposisi Rusia pada April 2023 dipenjara selama 25 tahun, hukuman terberat sejauh ini karena menentang perang di Ukraina.

Dia didakwa berkhianat setelah berpidato di Amerika Serikat dengan mengatakan, Rusia melakukan kejahatan perang terhadap Ukraina.

Kara-Murza kini mengidap sejumlah masalah kesehatan serius, yang menurut pengacaranya disebabkan oleh dua upaya peracunan oleh dinas keamanan FSB Rusia pada 2015 dan 2017.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: David Cameronpilpres Rusia
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Liverpool Menurun di Waktu yang Salah

Berita Berikutnya

Bruno Fernandes Desak Perubahan Aturan Usai Amad Diallo Dikartu Merah

Related Posts

Dunia

Beda Nasib 3 Pilot F-15 AS yang Jatuh, Kru Wanita Langsung Disambut Hangat

Rabu, 4 Maret 2026
Dunia

Pakistan Nyatakan Perang Lawan Taliban Afghanistan, Bombardir Kabul

Jumat, 27 Februari 2026
Dunia

Kim Jong Un Ternyata Mau Akrab dengan AS, tetapi Tetap Tolak Korsel

Kamis, 26 Februari 2026
Dunia

Ada AS di Balik Tewasnya Bos Kartel Meksiko ‘El Mencho’

Senin, 23 Februari 2026
Dunia

Trump Sentil Obama yang Bicara soal Alien, Ingatkan Agar Tak Bocorkan Rahasia

Jumat, 20 Februari 2026
Dunia

AS Marah Ada yang Beli Jet Tempur Rusia Su-57, Ancam Jatuhkan Sanksi

Jumat, 6 Februari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Dishub Medan Bantah Petugas Lakukan Pungli, Jelaskan soal Denda KIR

Rabu, 4 Maret 2026

Kejari Binjai Tahan Eks Kadis Ketahanan Pangan Ralasen Ginting

Rabu, 4 Maret 2026

Disnaker Sumut Buka Posko Pengaduan Penerimaan THR

Rabu, 4 Maret 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana