Minggu, 26 Juli 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Jerman Tuduh Putin Coba Memecah-Belah dengan Bocorkan Percakapan Rahasia

Senin, 4 Maret 2024
kanal Dunia
17
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Berlin(MedanPunya) Jerman pada Minggu (3/3) menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin mencoba memecah-belah dengan membocorkan hasil sadapan percakapan rahasia tentara Jerman tentang perang Ukraina.

Rekaman berdurasi 38 menit itu beredar secara online pada Jumat (1/3) malam di media sosial Rusia.

Orang-orang yang berada di balik telepon terdengar membahas kemungkinan penggunaan rudal Taurus buatan Jerman dan potensi dampaknya.

Diskusi itu juga mencakup penggunaan rudal jarak jauh yang diberikan Perancis dan Inggris ke Ukraina.

“Ini tentang menggunakan rekaman untuk mengacaukan dan meresahkan kita,” kata Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius.

Ia menambahkan, dirinya berharap Putin tidak akan berhasil. “Ini bagian dari perang informasi yang dilakukan Putin,” ujarnya.

Pistorius lalu mengaku tidak tahu adanya kebocoran lain di pihak militer.

Dia akan menunggu hasil penyelidikan militer atas kasus tersebut untuk memutuskan tindakan yang akan diambil.

Ukraina sejak lama meminta Jerman mengirimkan rudal Taurus yang dapat menjangkau target hingga 500 kilometer jauhnya.

Namun, Kanselir Jerman Olaf Scholz menolaknya karena khawatir akan menyebabkan peningkatan konflik dengan Rusia yang memiliki senjata nuklir.

Sementara itu, Perancis dan Inggris memasok rudal SCALP atau Storm Shadow ke Kyiv. Keduanya memiliki jangkauan sekitar 250 kilometer.

Menurut Scholz, Jerman tidak dapat membenarkan tindakan Inggris dan Perancis dalam mengirim rudal jarak jauh ke Ukraina, maupun mendukung penempatan sistem senjata tersebut.

Adapun Inggris membantah terlibat langsung dalam pengoperasian rudal Storm Shadow.

“Penggunaan Storm Shadow oleh Ukraina dan proses penargetannya adalah urusan Angkatan Bersenjata Ukraina,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Jermanpercakapan rahasiarudal
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Guardiola Sarankan Barcelona Rekrut Pelatih Ini

Berita Berikutnya

Xavi Kecewa Barcelona Gagal Dekati Real Madrid

Related Posts

Dunia

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026
Dunia

Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara

Senin, 20 Juli 2026
Dunia

Iran Ejek Trump yang Mau Ikut Pungut Tarif di Selat Hormuz: 20 Persen Terlalu Mahal

Selasa, 14 Juli 2026
Dunia

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026
Dunia

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026
Dunia

Pertama Kali, Israel Rilis Peta Lebanon Selatan di Bawah Kendalinya

Senin, 20 April 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026

Evakuasi 2 Korban Tertimbun Reruntuhan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 400 Personel Tim SAR Dikerahkan

Selasa, 21 Juli 2026

Hasil Pemeriksaan PGN, Tak Ditemukan Gas Metana di Likasi Meledaknya Rumah Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana