Kamis, 14 Mei 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Presiden Perancis Salahkan Video Game di Tengah Kerusuhan

Rabu, 5 Juli 2023
kanal Dunia
11
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Paris(MedanPunya) Presiden Perancis, Emmanuel Macron, malah menyalahkan video game dan media sosial di tengah kerusuhan yang terjadi di negaranya. Padahal kerusuhan disebabkan meninggalnya seorang remaja berusia 17 tahun di tangan polisi Prancis.

Namun ternyata Macron punya pandangannya sendiri terkait hal itu. Kata dia, beberapa anak muda yang saat ini melakukan tindak kekerasan, telah dimabukkan oleh video game.

Dirinya meminta kepada seluruh orang tua, untuk turut membantu dalam menjauhkan anaknya dari tragedi yang terjadi. Pasalnya Macron menyatakan bahwa ini bukan hanya tanggung jawab negara saja.

“Ini tanggung jawab orang tua untuk menjaga mereka di rumah. Bukan tugas negara untuk bertindak menggantikan mereka,” kata Macron.

Selain itu, sang Presiden juga mendesak perusahaan media sosial untuk menghapus konten paling sensitif terkait kerusuhan. Menurutnya, platform tersebut punya peran utama dalam peristiwa beberapa hari terakhir.

“Kami telah melihat mereka -Snapchat, TikTok, dan beberapa lainnya- berfungsi sebagai tempat berkumpulnya kekerasan, tetapi ada juga bentuk peniruan kekerasan yang bagi sebagian anak muda membuat mereka kehilangan kontak dengan kenyataan,” ujar Macron.

Bagi yang belum tahu, Prancis sedang tidak baik-baik saja. Kerusuhan telah terjadi di negara ini selama beberapa hari, dan itu dipicu oleh kematian seorang pemuda bernama Nahel M yang ditembak polisi Prancis.

Penembakan terjadi pada Hari Selasa, 27 Juni 2023 lalu. Lokasi kejadiannya berada di pinggiran Kota Paris, Nanterre.

Nah sementara ini, petugas kepolisian yang menembak remaja tersebut telah ditahan. Dirinya ditahan atas tuduhan pembunuhan.

Kepala polisi Paris Laurent Nunez mengakui dalam sebuah wawancara dengan televisi BFM bahwa tindakan polisi tersebut “menimbulkan pertanyaan”, meski dia mengatakan ada kemungkinan petugas tersebut merasa terancam.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Emmanuel Macronkerusuhanvideo game
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Carlo Ancelotti Setuju Jadi Pelatih Brazil Tahun Depan

Berita Berikutnya

Korban Kapal Selam Titan Ambil 5.000 Benda dari Bangkai Titanic

Related Posts

Dunia

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026
Dunia

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026
Dunia

Pertama Kali, Israel Rilis Peta Lebanon Selatan di Bawah Kendalinya

Senin, 20 April 2026
Dunia

NATO Tak Mau Bantu AS Blokade Hormuz, Ogah Terseret Konflik

Selasa, 14 April 2026
Dunia

Netanyahu Akan Diadili Pekan Ini, Sempat Tertunda Imbas Perang Iran

Jumat, 10 April 2026
Dunia

Stategi “Lepas Tangan” Trump, Akhiri Perang Iran dan Biarkan Selat Hormuz Tutup

Selasa, 31 Maret 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026

Utusan Trump Berupaya agar Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Kamis, 23 April 2026

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana