Rabu, 7 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Rusia Ajak AS Kembali ke “Kondisi Damai” Seperti pada Masa Perang Dingin

Kamis, 10 Maret 2022
kanal Dunia
18
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Washington(MedanPunya) Pejabat Kementerian Luar Negeri Rusia dilaporkan sempat menjadikan Perang Dingin sebagai titik acuan untuk hubungan ideal antara Moskwa dan Washington DC, di tengan serangan Rusia ke Ukraina. Bagaimana AS menanggapi seruan ini?

Ajakan itu datang dari Alexander Darchiyev, Direktur Departemen Amerika Utara di Kementerian Luar Negeri Rusia, pada Selasa (8/3).

Dia menyerukan agar Rusia dan Amerika Serikat (AS) harus kembali ke prinsip “koeksistensi damai” seperti selama Perang Dingin, di mana ancaman perang nuklir menghantui relasi keduanya.

“Kami terbuka untuk dialog yang jujur dan saling menghormati sejauh Amerika Serikat siap untuk ini,” katanya.

“Mungkin ada baiknya mengingat kembali prinsip yang sudah lama terlupakan yang bekerja selama Perang Dingin—koeksistensi damai … dan nilai dan cita-cita yang memisahkan kita…tidak boleh dipaksakan satu sama lain,” ujarnya.

Menurutnya, kedua negara harus memahami itu sebagai “tanggung jawab khusus Rusia dan AS atas nasib dunia sebagai negara adidaya nuklir”.

Moskwa pun, kata dia, berharap “kenormalan” dalam hubungan antara dua negara akan kembali.

Darchiyev membela negaranya dengan mengatakan bahwa kerusakan hubungan antar negara yang terjadi saat ini “bukan taktik kami dan bukan gaya kami.”

Dia mengecam AS, dan mengulangi pembenaran Kremlin untuk perang yang telah menjadi batu sandungan bagi para diplomat sebelum Vladimir Putin memerintahkan invasi.

Diplomat itu merujuk pada “tindakan permusuhan dan penghinaan arogan” AS atas tuntutan Rusia untuk jaminan keamanan yang mengikat secara hukum, tidak adanya senjata serang di dekat perbatasannya dan kembalinya kemampuan militer NATO seperti sebelum 1997.

“Jelas bahwa Ukraina, yang para penguasanya yang bobrok jatuh ke dalam bencana, hanyalah alat bagi Amerika Serikat dalam konfrontasi geopolitik dengan Rusia,” katanya.

“Washington perlu waktu untuk membiasakan diri dengan fakta bahwa hegemoninya ada di masa lalu, dan harus memperhitungkan kepentingan nasional Rusia, yang memiliki lingkup pengaruh dan tanggung jawab sendiri,” tambahnya.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken memberikan tanggapan yang blak-blakan terhadap komentar Darchiyev, dengan mengatakan: “Koeksistensi damai memiliki dua kata. Yang utama adalah ‘damai’.”

“Rusia melakukan segala dayanya untuk mengolok-olok kata itu melalui agresinya terhadap Ukraina,” katanya pada konferensi pers dengan Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas.

Dia mengatakan bahwa Putin “membuat Rusia paria, menghancurkan dalam waktu seminggu (setelah) 30 tahun keterbukaan dan peluang internasional.”

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden mengumumkan pada Selasa (8/3/2022) bahwa AS akan melarang impor minyak, gas alam, dan batu bara Rusia sebagai bagian dari hukuman pemerintahannya terhadap Moskow atas invasi tersebut.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Amerika SerikatPerang DinginRusia
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Presiden PSG Marah dan Ancam Bunuh Staf Madrid Usai Tersingkir dari Liga Champions

Berita Berikutnya

Harga Minyak Tiba-tiba Anjlok 13%

Related Posts

Dunia

China Ungkap Taktik AS Serang Venezuela, Ada Satu Titik Lamah

Rabu, 7 Januari 2026
Dunia

Korut Luncurkan Rudal Hipersonik, Siap untuk Perang!

Senin, 5 Januari 2026
Dunia

Murka Besar Venezuela Diserang AS, China: Kamu Bukan Polisi Dunia

Senin, 5 Januari 2026
Dunia

Trump Murka Rumah Putin Diguga Diserang Ukraina, Sebut Bukan Waktu yang Tepat

Selasa, 30 Desember 2025
Dunia

Musuh Israel Bertambah, Al Shabaab Siap Perang Usai Netanyahu Akui Somaliland

Senin, 29 Desember 2025
Dunia

Gedung Putih “Labeli” Seluruh Presiden AS, Biden Disebut Presiden Terburuk

Kamis, 18 Desember 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Truk Pengangkut Kaca Pecah Ban-Terguling di Jalan Kapten Sumarsono, 1 Orang Luka

Rabu, 7 Januari 2026

Korban Tewas Banjir-Longsor di Sumut Bertambah Menjadi 372 Orang, Hilang 42

Rabu, 7 Januari 2026

Viral Pemuda Bersajam Sandera Lansia di Labusel

Rabu, 7 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana