Minggu, 31 Agustus 2025
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BPS: Inflasi 2020 1,68 Persen

Senin, 4 Januari 2021
kanal Ekonomi
12
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Jakarta(MedanPunya) Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi sepanjang tahun 2020 sebesar 1,68 persen.

Sementara untuk inflasi pada bulan Desember 2020 sebesar 0,45 persen (month to month/mtm).

Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS Setianto menjelaskan, dari 90 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), sebanyak 87 kota mengalami inflasi.

Sementara sisanya, sebanyak tiga kota mengalami deflasi.

“Dari 90 kota IHK, inflasi tertinggi adalah Gunung Sitoli sebesar 1,87 persen, utamanya disebabkan oleh kenaikan harga cabe merah dengan andil 0,64 persen, kemudian cabe rawit dengan andil 0,38 persen,” jelas Setianto dalam keterangan pers secara virtual, Senin (4/1).

Inflasi terendah terjadi di Tanjung Silor, dengan tingkat inflasi sebesar 0,05 persen.

Di sisi lain, untuk kota yang mengalami deflasi, paling tinggi terjadi di Luwuk dengan tingkat deflasi minus 0,26 persen.

“Utamanya untuk deflasi di Luwuk adalah andil dari cabai merah 0,1 persen, kemudian angkutan udara 0,09 persen,” jelas Setianto.

Sementara untuk deflasi terendah terjadi di Ambon dengan tingkat deflasi sebesar minus 0,07 persen.

Setianto menambahkan, tren inflasi terus mengalami peningkatan sejak Oktober 2020 bila melihat tingkat inflasi secara bulanan.

Pada Oktober 2020, tingkat inflasi sebesar 0,07 persen, kemudian meningkat di bulan November menjadi 0,28 persen, dan di tahun 2020 kembali meningkat menjadi 0,45 persen.

Tren serupa terjadi bila melihat tingkat inflasi tahun kalender 2020 di setiap bulannya.

“Dilihat secara tahunan, year on year, ini juga mengalami tren yang meningkat di tahun 2020, sejak Agustus, dengan inflasi sebesar 1,32 persen di Agustus, dan 1,68 persen di Desember,” jelas Setianto.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: BPSIndeks Harga Konsumeninflasi
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Pasar Minyak Global Diprediksi Masih Tak Pasti pada Semester Pertama 2021

Berita Berikutnya

Tak Didukung Ahli Kesehatan, Pemprov Sumut Belum Izinkan Sekolah Tatap Muka

Related Posts

Ekonomi

Ekonomi RI Diramal Tumbuh Tak Sampai 5% di Kuartal II

Senin, 4 Agustus 2025
Ekonomi

Investasi Asing di RI Tembus Rp 202,2 T, Singapura Nomor 1

Selasa, 29 Juli 2025
Ekonomi

BPS Sebut Warga Miskin jika Belanja Bulanannya Kurang Rp 609.160, Beda dengan Bank Dunia

Senin, 28 Juli 2025
Ekonomi

Tarif Turun Jadi 19%, Trump Sebut RI Harus Impor Puluhan Miliar Dolar dari AS

Rabu, 23 Juli 2025
Ekonomi

Harga TBS-CPO di Sumut Mulai Menguat, Kini Dipatok di Atas Rp 3300/Kg

Jumat, 11 Juli 2025
Ekonomi

Jumlah Penduduk RI Kini Tembus 286,69 Juta Orang

Jumat, 11 Juli 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Perang Saudara Usai, Turkiye Pasok Senjata ke Suriah

Jumat, 15 Agustus 2025

Alexander Isak Sudah Kosongkan Rumah di Newcastle

Rabu, 13 Agustus 2025

Ademola Lookman Kemahalan, Inter Beralih ke Maghnes Akliouche

Selasa, 12 Agustus 2025
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana