Senin, 2 Maret 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Neraca Dagang RI Surplus Lagi, Rekor 38 Bulan Beruntun

Senin, 17 Juli 2023
kanal Ekonomi
12
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Jakarta(MedanPunya) Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor pada Juni 2023 mencapai US$ 17,15 miliar. Sedangkan untuk nilai ekspor di waktu yang sama tercatat sebesar US$ 20,61 miliar.

Sekretaris Utama BPS, Atqo Mardiyanto menjelaskan dengan nilai ekspor dan impor tersebut maka Indonesia kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan. Neraca dagang Indonesia pada Juni 2023 surplus US$ 3,45 miliar.

“Pada Juni 2023 ini neraca perdagangan barang kembali mencatat surplus nilainya sebesar US$ 3,45 miliar,” kata Mardiyanto, Senin (17/7).

Dengan angka ini, maka neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus selama 38 bulan berturut-turun sejak Mei 2020. Indonesia kembali mencatatkan rekor surplus terpanjang tanpa henti.

“Surplus di bulan Juni ini meningkat tajam dibandingkan bulan sebelumnya. Tapi memang lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu,” katanya.

Surplus neraca perdagangan Juni 2023 ini ditopang komoditi non migas, yaitu sebesar US$ 4,42 miliar. Adapun komoditas penyumbang surplusnya adalah bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, kemudian besi dan baja.

“Surplus neraca perdagangan ini lebih tinggi dibanding bulan lalu tapi lebih rendah dari Juni 2022,” katanya.

Pada saat yang sama, neraca perdagangan komoditi migas mengalami defisit US$ 0,96 miliar untuk komoditas minyak mentah dan hasil minyak. Sedangkan secara kumulatif untuk periode Januari-Juni 2023, neraca perdagangan mengalami surplus US$ 19,93 miliar.

“Lebih rendah sekitar US$ 5,06 miliar atau 20,24% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” katanya.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: BPSneraca dagang
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Roberto Carlos Masih Ragu Ancelotti Sudah Sepakat Latih Brasil

Berita Berikutnya

Putin Sebut Serangan Balasan Ukraina Telah Gagal

Related Posts

Ekonomi

Tekstil hingga Sawit, Produk RI Dapat Tarif 0 Persen dari AS

Jumat, 20 Februari 2026
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Capai 5,11 Persen

Kamis, 5 Februari 2026
Ekonomi

Harga Emas Dunia Tembus Rekor Baru, Picu Kekhawatiran Krisis Global

Senin, 26 Januari 2026
Ekonomi

Izin Usaha Toba Pulp Dicabut-Saham Digembok Bursa, Invertor Gigit Jari

Rabu, 21 Januari 2026
Ekonomi

Beras Bakal Dibikin Satu Harga seperti BBM!

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Sepanjang 2025

Rabu, 7 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Motor Karyawati Toko di Medan Selayang Raib Digondol Maling

Jumat, 27 Februari 2026

Pemko Medan Siapkan 4.000 Kursi Mudik Gratis ke 12 Rute

Jumat, 27 Februari 2026

Diduga Jadi Korban Hipnotis, Seorang Wanita di Medan Kehilangan Barang Berharga

Jumat, 27 Februari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana