Stok Beras 1,6 Juta Ton, Diklaim Tertinggi Selama 4 Tahun

Jakarta(MedanPunya) Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan saat ini stok cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 1,63 juta ton. Ia mengklaim angka stok tersebut menjadi yang tertinggi sejak 4 tahun yang lalu.

“Saat ini stok bulog salah satu yang tertinggi dalam 4 tahun, mencapai 1,63 juta ton dan ini sangat mencukupi untuk mendukung program bantuan pangan dan program SPHP. Terakhir Bulog punya stok mencapai 1,6 juta ton itu di Januari 2020 sudah lebih dari 4 tahun lalu,” jelasnya di Kantor Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (3/5).

Stok yang dimiliki Bulog saat ini merupakan gabungan dari impor dan dalam negeri. Pengadaan dalam negeri sampai saat ini mencapai 560 ribu ton setara gabah atau 273 ribu ton setara beras.

“Alhamdulillah baik dari management pengadaan luar negeri maupun usaha yang sangat intesif dari teman-teman di daerah. Dengan berbagai macam program termasuk program jemput gabah beras kita sekarang punya stok lebih dari 1,6 juta ton,” tuturnya.

Beras impor pun juga tetap masuk ke dalam negeri meskipun saat ini tengah berlangsung panen raya. Bayu mengatakan beras impor yang masuk ke Indonesia difokuskan kepada daerah yang bukan sentra produksi.

“Kita mengelola masuknya beras impor, kita sedang memperhatikan daerah-daerah yang non sentra produksi, pelabuhan-pelabuhan yang jauh dari sentra produksi, itu kita fokuskan,” ujarnya.

Sementara pada daerah yang sentra produksi, bisa dihentikan sewaktu-waktu melihat bagaimana kondisi harga di wilayah tersebut. Jadi melihat apakah beras impor yang masuk mempengaruhi harga wilayah tersebut atau tidak.

“Sedangkan untuk beberapa daerah yang memang betul betul sentra produksi dan kita liat apakah gejalanya harga terpengaruh akibat impor, maka kita bisa hentikan sewaktu-waktu,” pungkasnya.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version