Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Anak Bunuh ibu di Medan Akibat “Game Online”, Ini Kata Psikolog

Selasa, 30 Desember 2025
kanal Metro
48
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Baru-baru ini terjadi kasus di mana seorang anak (12) melukai ibunya menggunakan pisau dan berujung meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi di Medan, Sumatera Utara pada Rabu (10/12/2025) lalu. Sang anak bangun dan mengambil pisau dari dapur, lalu melukai ibunya yang sedang tertidur.

Dalam konferensi pers, Senin (29/12), Kapolrestabes Medan Kombes Calvin Simanjuntak menyampaikan salah satu motif tindakan tersebut adalah sakit hati karena sang ibu menghapus game online.

Selain itu, sang anak juga disebut sering kali memainkan game online yang menggunakan pisau dan menonton serial anime yang menampilkan pisau.

Psikolog Ibunda.id, Danti Wulan Manunggal, mengatakan bahwa game online (terutama yang mengandung kekerasan) memiliki pengaruh terhadap perilaku kekerasan yang dilakukan anak.

“Ya, namun tidak secara otomatis atau linier,” kata Danti, Selasa (30/12).

“Penelitian psikologi menunjukkan bahwa paparan konten kekerasan yang intens dapat memengaruhi kognisi dan emosi, tetapi efeknya berbeda-beda pada setiap anak,” sambungnya.

Danti juga menjelaskan beberapa pengaruh yang diakibatkan oleh game online terhadap perilaku anak, mencakup:

1. Desensitisasi (penurunan kepekaan)

Danti menyebut, paparan kekerasan berulang dalam game (seperti menggunakan pisau) dapat membuat anak merasa bahwa kekerasan adalah hal yang biasa, wajar, atau bahkan solusi yang efektif.

Kondisi tersebut membuat rasa empati terhadap rasa sakit orang lain bisa terkikis secara perlahan.

2. Priming (aktivasi pikiran agresif)

Adegan kekerasan dalam game “menyiapkan” otak untuk merespons situasi stres dengan cara yang agresif.

Ketika anak merasa terancam atau marah (misalnya saat game-nya dihapus), memori atau skema perilaku kekerasan dari game tersebut lebih mudah muncul di kepalanya.

3. Identifikasi Karakter

Berbeda dengan menonton film, dalam game anak adalah “pelaku” atau memiliki peran sebagai tokoh utama.

Ia yang mengendalikan senjata dan mendapatkan hadiah (poin/menang) atas tindakan tersebut. Hal ini memperkuat internalisasi perilaku agresif.

Lebih lanjut, Danti menjelaskan, game (dalam kasus yang terjadi di Medan) berperan sebagai pemicu (trigger) dan penyedia model perilaku.

“Namun ada faktor kerentanan lain (seperti kematangan emosi, adiksi, dan kemungkinan masalah kesehatan mental yang tidak terdeteksi) yang membuat tragedi ini terjadi,” ujar Danti.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: pembunuhanPolrestabes Medanpsikolog
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Trump Murka Rumah Putin Diguga Diserang Ukraina, Sebut Bukan Waktu yang Tepat

Berita Berikutnya

RI Stop Impor Beras Tahun Depan

Related Posts

Metro

Viral Kutip Tarif Parkir Melebihi Aturan, Jukir di Medan Dipecat

Selasa, 22 September 2026
Metro

Polisi Bongkar Sindikat Pencuri Motor Antarprovinsi di Medan, 71 Kali Beraksi

Selasa, 22 September 2026
Metro

Mahasiswa Unimed Ditikam 3 Kali, Berawal Saling Tatap saat Beli Makanan

Selasa, 22 September 2026
Metro

Akademis USU Soroti Tata Kelola MBG Usai Kasus Keracunan di Karo

Selasa, 15 September 2026
Metro

Kecelakaan Truk Vs Pikap Di Pancur Batu, 5 Rumah Warga Rusak-1 Orang Tewas

Jumat, 4 September 2026
Metro

Viral Debt Collector Diduga Bersenpi Rampas Motor Ojol di Medan, Polisi: Pistol Mainan

Kamis, 3 September 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Man City Tak Takut Habiskan Bertahun-tahun Lagi di Persidangan

Selasa, 29 September 2026

Simpati Robertson untuk Pemain-pemain Liverpool Musim Lalu

Rabu, 23 September 2026

AS Resmi Larang Seluruh Maskapai Iran Beroperasi

Rabu, 23 September 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana