Sabtu, 7 Maret 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Saling Sindir PDIP-PD di Medan Dinilai Perseteruan Mega Vs SBY

Senin, 27 Juli 2020
kanal Metro
34
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Saling sindir terjadi antara PDIP dengan Partai Demokrat (PD) jelang Pilkada Medan. Apa yang sebenarnya terjadi di antara kedua partai ini?

Saling sindir antara PDIP dan Demokrat di Medan ini berawal dari dukungan Demokrat terhadap Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution untuk maju di Pilkada Medan. Saling sindir makin panas usai Demokrat mengumumkan Akhyar, yang sebelumnya kader PDIP, sudah pindah haluan menjadi kader Demokrat.

Akademisi Departemen Ilmu Politik FISIP USU, Indra Fauzan PhD, punya analisis sendiri soal saling sindir antara PDIP dan Demokrat. Dia menilai panasnya hubungan PDIP dan Demokrat di Medan tak lepas dari perseteruan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan mantan Ketua Umum Demokrat.

“Kalau kita lihat sejarah perseteruan PDIP dan Demokrat, ini kan sebenarnya sudah sejak lama, sudah sejak turunan dari Megawati dan SBY,” kata Indra, Senin (27/7).

Saling sindir ini menurut Indra diperpanas dengan akan berlangsungnya Pilkada Medan. Dia menilai pindahnya Akhyar dari PDIP ke Demokrat semakin memperpanas hubungan kedua partai ini. Apalagi, Akhyar kini disebut telah mendapat dukungan dari Demokrat dan PKS untuk bisa mendaftar sebagai cawalkot Medan. PDIP sendiri belum menentukan arah dukungan, meski ada sinyal kuat PDIP mendukung menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, di Pilkada Medan.

“Ini kan diperpanas dengan pak Akhyar pindah dari PDIP ke Demokrat. Kemudian di perpanas lagi dengan PDIP kemungkinan besar akan mendukung Bobby Nasution di Pilkada Medan,” ujarnya.

Menurut Indra, saling sindir ini merupakan hal yang wajar jelang Pilkada Medan. Indra pun menilai saling sindir PDIP dengan Demokrat ini bak adu pantun atau baru pemanasan jelang pertarungan sesungguhnya di Pilkada nanti.

“Ini merupakan situasi terkini di mana Demokrat dan PDIP dalam memperebutkan Medan 1. Wajar ada sindiran-sindiran, kemudian ada balasan-balasan sindiran, istilahnya berbalas pantun lah antara PDIP dengan Demokrat. Ini adalah pemanasan menjelang Pilkada 2020 ini,” kata Indra.

Namun, dia menilai panasnya hubungan antara Demokrat dan PDIP soal Pilkada Medan tak bakal mempengaruhi situasi koalisi di daerah lain. Dia menilai suasana politik antara PDIP dan Demokrat di daerah lain bakal tetap cair.

“Walaupun Pak Djarot menyindir dan kemudian dibalas dengan sindiran juga dari Demokrat, Ini tidak menjadi patokan dua partai itu berseteru, karena hal-hal seperti ini biasa. Meski pun sindiran ini buat panas kuping di DPD (Sumut) ataupun pusat, di daerah mereka tetap cair,” jelas Indra.

Sebelumnya saling sindir ini dimulai dengan pernyataan Plt Ketua DPD PDIP Sumut, Djarot Saiful Hidayat, yang menyebut Akhyar pindah ke Demokrat karena berburu kekuasaan. Sindiran itu kemudian dibalas Plt Ketua DPD Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain, dengan menyebut PDIP merengek meminta agar Demokrat bergabung dalam koalisi di Pilkada Serdang Bedagai (Sergai).***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: Partai DemokratPDIPPilkada Medan
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Anggota F-FDIP Labusel Dipolisikan Gegara Cabut Paksa Kuku Warga

Berita Berikutnya

Gerindra Kritik Nadiem: Tak Peka Persoalan Rakyat!

Related Posts

Metro

Dishub Medan Bantah Petugas Lakukan Pungli, Jelaskan soal Denda KIR

Rabu, 4 Maret 2026
Metro

Disnaker Sumut Buka Posko Pengaduan Penerimaan THR

Rabu, 4 Maret 2026
Metro

Motor Karyawati Toko di Medan Selayang Raib Digondol Maling

Jumat, 27 Februari 2026
Metro

Pemko Medan Siapkan 4.000 Kursi Mudik Gratis ke 12 Rute

Jumat, 27 Februari 2026
Metro

Diduga Jadi Korban Hipnotis, Seorang Wanita di Medan Kehilangan Barang Berharga

Jumat, 27 Februari 2026
Metro

Pernyataan FKUB dan Majelis Ulama soal SE Penjualan Daging Nonhalal di Medan

Rabu, 25 Februari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Dishub Medan Bantah Petugas Lakukan Pungli, Jelaskan soal Denda KIR

Rabu, 4 Maret 2026

Kejari Binjai Tahan Eks Kadis Ketahanan Pangan Ralasen Ginting

Rabu, 4 Maret 2026

Disnaker Sumut Buka Posko Pengaduan Penerimaan THR

Rabu, 4 Maret 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana