Sabtu, 24 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Seorang Mahasiswa Unimed Alami Demam Tinggi Usai Divaksin, Meninggal setelah Dirawat 3 Hari

Jumat, 23 Juli 2021
kanal Metro
114
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Seorang mahasiswa Unimed meninggal usai beberapa hari divaksin Covid-19 di kawasan Medan Belawan.

Mahasiswa tersebut bernama Erwin Perdana Nasution (21) warga Jalan Karya Setia, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.

Kronologi kejadiannya disampaikan Wakil Ketua DPRD Medan, H Rajudin Sagala yang didapat dari keluarga dimana awalnya sang anak hendak Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Namun dari pihak Universitas Negeri Medan (Unimed) mengharuskan mahasiswa untuk melampirkan surat sertifikat vaksin Covid19 sebagai persyaratan.

“Ini saya sudah konfirmasi dari keluarganya langsung, Namanya Erwin Perdana Nasution umurnya 21 tahun kuliahnya bagian perhotelan di Unimed. Karena dia PKL wajib melampirkan sertifikat vaksin. Tempat PKL nya tak boleh diberitahukan, karena pihak kampus yang beritahu bahwa anak yang mau PKL wajib vaksin dan melampirkan sertifikat,” bebernya, Jumat (23/7).

Dimana setelah terdapat persyaratan tersebut, selanjutnya Erwin mencari lokasi yang menyediakan vaksin dan menemukan di daerah Medan Belawan pada sekitar 12 hari lalu.

“Makanya dia cari daerah mana yang ada vaksin dapat di Belawan dimana dengan syarat PKL wajib melampirkan sertifikat vaksin. Kira-kira 12 hari yang lalu,” tuturnya Jumat (23/7).

Namun, setelah vaksin kondisi Erwin memburuk hingga demam tinggi. Lalu setelah itu keluarga membawa korban ke Rumah Sakit Imelda Medan.

“Info dari kakaknya begitu divaksin di Belawan pulanglah ke rumah dia. kemudian begitu divaksin hari ini besok udah langsung demam tinggi. Kemudian dia tidak keluar selama 3 hari. Kemudian dirawat di RS Imelda,” bebernya.

Lalu setelah beberapa hari dirawat, pada hari Rabu (21/7) lalu, Erwin mengembuskan nafas terakhir.

“Meninggalnya hari Rabu sore , sempat dirawat di RS Imelda sampai beberapa hari disitu kemudian setelah itu dia meninggal,” bebernya.

Rajudin menjelaskan bahwa Erwin memiliki riwayat sakit asma hingga infeksi paru. “Ada riwayat penyakit asma, ada infeksi paru,” tuturnya.

Yang membuat keluarga lebih kaget, bahwa pamannya Erwin yang juga sama-sama vaksin di lokasi tersebut sejak dua minggu lalu hingga hari ini tak juga sadarkan diri.

“Dia sama pamannya juga di vaksin, pamannya tidak sadarkan diri hingga hari ini dan masih di rawat di RS Haji. Mereka ada 5 orang sekali vaksin serentak sekeluarga termasuk omnya di Belawan juga,” jelasnya.

Rajudin menjelaskan bahwa vaksin tersebut berjenis Sinovac, namun ia belum mendapatkan lokasi tempat vaksin di Belawan tersebut.

“Sama vaksin nya dengan Erwin Perdana Nasution ini, vaksin sinovac. Itulah tidak dapat info dari puskesmas atau dimana. mungkin nanti malam saya dapat info,” ujarnya.

Hingga kini belum diketahui apa yang menyebabkan Erwin meninggal, apakah pengaruh vaksin atau penyakit yang dideritanya.***trb/mpc/bs

 

 

 

 

 

Berikan Komentar:
Tags: mahasiswaUnimedVaksin Covid
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Anggota Polres Pelabuhan Belawan Merampok Sekarat Diamuk Massa

Berita Berikutnya

Presiden Dituduh Lakukan Kudeta, Dirayakan Pendukungnya

Related Posts

Metro

Perkemahan Pramuka Sibolangit Diubah Jadi Sarang Judi-Narkoba Digerebek Polisi

Rabu, 21 Januari 2026
Metro

Respons PT TPL Usai Izin Perusahaan Dicabut Prabowo

Rabu, 21 Januari 2026
Metro

Podomoro Deli Park Medan Laku Terjual Rp 2,4 Triliun

Rabu, 21 Januari 2026
Metro

Kerusakan DAS Batang Toru, Kementerian LH Gugat PT Toba Pulp Lestari dan PT Tri Bahtera Srikandi

Rabu, 21 Januari 2026
Metro

Jalan Warakauri Rusak, Warga Berharap Diperbaiki

Selasa, 20 Januari 2026
Metro

Mobil Relawan Asal Banten Diduga Dibobol Maling di Medan

Selasa, 20 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Mbappe Diharapkan Tak Ikuti Jejak Luca Modric ke AC Milan

Jumat, 23 Januari 2026

NATO Ungkap Satu-satunya Cara Cegah Trump Caplok Greenland

Jumat, 23 Januari 2026

KeretaTabrak Avanza di Tebing Tinggi, Korban Meninggal Jadi 9 Orang

Kamis, 22 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana