Medan(MedanPunya) Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menanggapi terkait wacana program nasional “gentengisasi” dari Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan mengganti penggunaan atap seng menjadi genteng di tempat tinggal warga.
“Soal gentengisasi saya sudah sampaikan kita akan mencoba koordinasi bagaimana program gentengisasi ini baik untuk penataan kota, estetika kotanya. Kita masih lihat banyak rumah-rumah kita yang masih memakai atap seng,” ujar Rico saat diwawancarai di Medan, Senin (9/2).
Rico mengamini pendapat Presiden Prabowo terkait penggunaan atap seng yang dinilai panas. Ia menyebut, gentengisasi juga berhubungan dengan penataan kota.
“Satu memang atap seng ini panas, dan secara estetikanya apabila dia sudah memudar dia akan lebih berkarat. Jadi Pak Presiden meminta supaya ini diubah menjadi genteng agar nanti secara estetika lebih baik,” tambahnya.
Selain itu, Rico mengatakan, pihaknya juga akan melaksanakan gerakan ASRI. Ia menyebut akan mengintensifkan gerakan gotong royong raya di kecamatan dan kelurahan.
“Untuk kegiatan seperti ASRI, untuk bersih-bersih daerah alhamdulillah selama tahun 2025 Pemko Medan sudah memulai, setiap minggunya kami bergotong royong bahkan di hari-hari lain OPD-OPD juga ikut terus bergotong royong. Bersih-bersih. Kalau waktu saya memimpin itu ada gotong royong raya, gotong royong massal dan juga Sapa Warga. Nah ini kita aktifkan kembali,” pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2) lalu mendorong penggunaan genteng sebagai atap rumah di seluruh Indonesia. Ia menolak pemakaian atap seng yang dinilai mudah panas serta berkarat.
Kebijakan tersebut akan dijalankan melalui program ‘gentengisasi’ yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah. Prabowo menilai penggunaan seng tidak ideal bagi hunian masyarakat.
Prabowo mengaitkan program ‘gentengisasi’ dengan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI yang menekankan aspek aman, sehat, resik, dan indah. Gerakan ini akan mendorong gotong royong lintas instansi dalam penataan lingkungan, termasuk kebersihan dan estetika permukiman.
“Dalam waktu dekat saya mau me-launching Gerakan Indonesia ASRI. Resik artinya bersih. Wujudnya, semua instansi harus memimpin gotong royong,” kata Prabowo.***dtc/mpc/bs









