Sabtu, 17 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Lampard Masih Sabar Sama Kai Havertz

Senin, 14 Desember 2020
kanal Olahraga
60
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Liverpool(MedanPunya) Kai Havertz adalah pembelian termahal Chelsea di musim panas kemarin. Namun di lapangan, penampilannya belum memuaskan tapi Frank Lampard masih bersabar.

Kai Havertz dibeli Chelsea dari Bayer Leverkusen dengan harga yang mencapai lebih dari 70 juta paun atau setara Rp 1,3 triliun dan dikontrak sampai tahun 2025. Transfer itu menjadikan Havertz sebagai pemain termahal kedua Chelsea, nomor satunya Kepa Arrizabalaga.

Gelandang asal Jerman itu memang punya catatan sip bersama Bayer Leverkusen. Dari 150 penampilan di seluruh kompetisi selama tahun tahun 2016 sampai 2020, dirinya mencatatkan 46 gol dan 31 assist.

Usianya juga masih 21 tahun. Havertz disebut-sebut sebagai pemain muda yang berpotensi.

Kai Havertz justru mandek bersama Chelsea. Dari 10 laga di Liga Inggris, Havertz baru mencetak satu gol dan dua assist.

Havertz tampaknya masih kesulitan beradaptasi. Gol-gol dan aksi briliannya masih jauh dari ekspektasi.

Meski begitu, manajer Chelsea, Frank Lampard masih percaya kepadanya. Lampard masih bersabar.

“Kami harus bersabar dengan Havertz, karena dia adalah talenta berkualitas tinggi yang datang ke liga ini,” katanya.

“Orang-orang yang mengkritiknya harus menunggu dan memberi waktu kepada pemain muda. Saya tahu Kai Havertz akan menjadi pemain seperti apa,” lanjutnya.

Kai Havertz pun tak bisa berbuat banyak kala Chelsea dikalahkan Everton 0-1 dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu (13/12) dini hari WIB. Havertz yang ditempatkan di pos penyerang sayap kanan, tak mampu membuat tembakan atau memberi umpan matang.

“Di zaman modern ini akan ada kritik untuk setiap pemain di setiap klub yang kalah dalam satu pertandingan,” cetus Frank Lampard.

“Dia bisa bermain di posisi manapun di tiga pos penyerang dan dia telah bermain di sisi kanan berkali-kali sebelum dia bermain untuk Chelsea,” tutupnya.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: ChelseaFrank LampardKai HavertzLiga Inggris
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Pria di Nias Tewas Dikeroyok saat Lerai Perkelahian

Berita Berikutnya

Rusia Coba Racuni Navalny Kedua Kali Sebelum Diterbangkan ke Berlin

Related Posts

Olahraga

Jurnalis Spanyol Ungkap 7 Pemain Madrid Tak Suka Metode Xabi Alonso

Kamis, 15 Januari 2026
Olahraga

Noel Gallagher: Jadi Pelatih dan Pemain MU Kini Bukan Puncak Karier

Rabu, 14 Januari 2026
Olahraga

Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid, Kena “Kutukan” Kylian Mbappe?

Selasa, 13 Januari 2026
Olahraga

Fletcher: MU Bapuk, Wajar Fans Marah

Senin, 12 Januari 2026
Olahraga

David Villa Puji Transformasi Ferran Torres, Sebut Barcelona sebagai Mesin Penghancur

Jumat, 9 Januari 2026
Olahraga

Messi Ogah Jadi Pelatih, Pilih Ikut Jejak David Beckham

Rabu, 7 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kawanan Maling Bobol Rumah Ditinggal Pemilik, Sudah 10 Kali Beraksi

Kamis, 15 Januari 2026

Lapor Pak Bupati, Jalan Ismail Harun Deli Serdang Rusak Parah

Kamis, 15 Januari 2026

Pedagang Kuliner di Binjai Lega Harga Cabai Murah

Kamis, 15 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana