Selasa, 27 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

4 Polisi Perancis Pukuli Pria Kulit Hitam, Diduga Bermotif Rasis

Sabtu, 28 November 2020
kanal Dunia
32
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Paris(MedanPunya) Sebanyak empat polisi Perancis ditahan untuk diinterogasi pada Jumat (27/11), setelah sebuah video menunjukkan mereka memukuli seorang pria kulit hitam di Paris.

Korban adalah seorang produser musik. Pemukulan ini juga memicu kecaman dari pemerintah serta para selebriti.

Keempat polisi itu kemudian diskors dan ditahan di Inspektorat Jenderal Polisi Nasional (IGPN).

Jaksa juga telah membuka penyelidikan atas kekerasan tersebut, dan menelusuri apakah ada pemalsuan kesaksian.

Tiga dari empat pelaku diperiksa atas dugaan kekerasan dengan motif rasialis, yang dilakukan secara sengaja dalam satu kelompok, kata jaksa penuntut.

Kemudian polisi keempat diperiksa karena dicurigai menggunakan kekerasan tapi tidak dituduh bermotif rasialisme.

Dalam video yang diunggah situs Loopsider, terlihat bagaimana produser musik bernama Michel Zecler berulang kali dipukul oleh polisi sambil diteriaki kata-kata rasis selama beberapa menit, saat hendak masuk studio musiknya akhir pekan lalu.

Presiden Perancis Emmanuel Macron menyebut insiden itu sebagai serangan yang tidak bisa diterima, dan meminta pemerintah mengajukan proposal untuk memerangi diskriminasi.

“Perancis tidak boleh membiarkan kebencian atau rasialisme menyebar,” kata Macron.

“Mereka memanggilku ‘negro kotor’ beberapa kali di depanku saat mereka memukuliku,” kata Zecler kepada para wartawan di luar markas polisi setempat, tempat dia mengajukan pengaduan resmi.

Dalam salah satu video di Loopsider, tetangga yang merekam kejadian itu dari atas mengatakan, seorang polisi berpakaian preman mungkin tujuh kali meninju wajah Zecler yang sedang berlutut.

“Polisi itu memukulnya begitu keras sampai tangannya terluka,” kata saksi itu.

Zecler (41) awalnya ditahan karena menyebabkan kekerasan, tetapi jaksa membatalkan penyelidikan itu dan mulai menyelidiki para polisi.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: PerancisPolisirasialisme
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Siap Pergi, Isco Akan Diselamatkan Pelatih Tersakiti Real Madrid

Berita Berikutnya

Anggota Komisi I DPR Minta Pembukaan e-Visa Israel Dibatalkan

Related Posts

Dunia

Bela Trump Mati-matian, Sekjen NATO: Eropa Jangan Mimpi Selamat Tanpa AS

Selasa, 27 Januari 2026
Dunia

Iran Tidak Takut, Teheran Bantah Klaim Khamenei Sembunyi di Bunker

Senin, 26 Januari 2026
Dunia

NATO Ungkap Satu-satunya Cara Cegah Trump Caplok Greenland

Jumat, 23 Januari 2026
Dunia

Benua Biru Genting, 27 Pemimpin Dunia Eropa Dilaporkan Rapat Persiapan PD III

Rabu, 21 Januari 2026
Dunia

Bukan Cuma Greenland, Trump Kini Incar “Keamanan” di Kanada

Senin, 19 Januari 2026
Dunia

Rusia Kecam Kekuatan Asing yang Coba Intervensi Demo di Iran

Selasa, 13 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kereta Api Sribilah Utama Tabrak Truk Pengangkut Sawit di Asahan

Selasa, 27 Januari 2026

Kejari Tahan Eks Pimpinan Bank BUMN di Medan Kasus Dugaan Korupsi Kredit

Selasa, 27 Januari 2026

Pecandu Narkoba Curi Motor-Emas Rp 400 Juta di Sidimpuan Divonis 5 Tahun Bui

Selasa, 27 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana