Minggu, 8 Maret 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Menlu AS: Dunia Harus Hentikan Ancaman Nuklir Rusia yang Sembrono

Selasa, 7 Februari 2023
kanal Dunia
13
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

New York(MedanPunya) Amerika Serikat mendesak negara-negara lain untuk memberi tahu Rusia untuk berhenti membuat ancaman nuklir dan mengakhiri “kengerian” perangnya di Ukraina.

Ini disampaikan AS ketika diplomat top ketiga negara berbicar pada rapat tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB Kamis (22/9/2022).

Diadakan bersamaan dengan pertemuan tahunan para pemimpin dunia di Majelis Umum PBB, sesi tersebut mengikuti perkembangan yang mencolok dalam perang minggu ini.

Rusia sendiri telah memanggil sebagian dari cadangan pasukannya untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II.

Pada saat yang sama, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negaranya yang memiliki senjata nuklir akan “menggunakan segala cara yang tersedia bagi kita” untuk mempertahankan diri jika wilayahnya terancam.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melihat pernyataan Putin sebagai sesuatu yang sangat mengancam mengingat rencana referendum di bagian timur dan selatan Ukraina yang dikuasai Rusia.

Negara-negara Barat telah mengutuk pemungutan suara tersebut sebagai tidak sah dan tidak mengikat.

Tetapi, di belakang mereka, Moskwa mungkin melihat upaya Ukraina untuk merebut kembali daerah-daerah itu sebagai serangan terhadap “wilayah Rusia,” Blinken memperingatkan.

“Setiap anggota dewan harus mengirim pesan yang jelas bahwa ancaman nuklir yang sembrono ini harus segera dihentikan,” katanya.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov tidak menyebutkan kapasitas nuklir negaranya atau mobilisasi pasukan baru selama sambutannya sendiri pada pertemuan dewan.

Lavrov dipanggil Perancis untuk membahas pertanggungjawaban atas dugaan pelanggaran dan kekejaman selama perang yang berlangsung hampir 7 bulan.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Amerika SerikatRusiasenjata nuklir
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Milan Kalah Melulu, Paolo Maldini Datangi Ruang Ganti

Berita Berikutnya

Pakar Hukum: Kalau Polisi Mau Hentikan Kasus Mahasiswi UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri, Jangan Korban Mati Jadi Alasan

Related Posts

Dunia

Beda Nasib 3 Pilot F-15 AS yang Jatuh, Kru Wanita Langsung Disambut Hangat

Rabu, 4 Maret 2026
Dunia

Pakistan Nyatakan Perang Lawan Taliban Afghanistan, Bombardir Kabul

Jumat, 27 Februari 2026
Dunia

Kim Jong Un Ternyata Mau Akrab dengan AS, tetapi Tetap Tolak Korsel

Kamis, 26 Februari 2026
Dunia

Ada AS di Balik Tewasnya Bos Kartel Meksiko ‘El Mencho’

Senin, 23 Februari 2026
Dunia

Trump Sentil Obama yang Bicara soal Alien, Ingatkan Agar Tak Bocorkan Rahasia

Jumat, 20 Februari 2026
Dunia

AS Marah Ada yang Beli Jet Tempur Rusia Su-57, Ancam Jatuhkan Sanksi

Jumat, 6 Februari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Dishub Medan Bantah Petugas Lakukan Pungli, Jelaskan soal Denda KIR

Rabu, 4 Maret 2026

Kejari Binjai Tahan Eks Kadis Ketahanan Pangan Ralasen Ginting

Rabu, 4 Maret 2026

Disnaker Sumut Buka Posko Pengaduan Penerimaan THR

Rabu, 4 Maret 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana