Selasa, 7 April 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Pemimpin Hamas Diancam Israel Agar Tak Ikut Pemilu Palestina

Rabu, 24 Februari 2021
kanal Dunia
41
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Tepi Barat(MedanPunya) Pemimpin Hamas Nayef al-Rajoub mengaku mendapat ancaman dari agen intelijen Israel agar tidak mencalonkan diri dalam pemilihan umum (pemilu) Palestina yang akan digelar tahun ini.

Al-Rajoub mengatakan kepada kantor berita Turki, Anadolu Agency bahwa dirinya digeledah saat Israel menyerbu kediamannya di kota Dura, sebelah barat Hebron.

“Seorang perwira intelijen kemudian mengancam saya untuk tidak mencalonkan diri dalam pemilihan mendatang,” kata al-Rajoub, menambahkan bahwa dia hanya diizinkan untuk memberikan suara dalam pemilu.

Al-Rajoub, saudara pemimpin Fatah terkemuka Jibril al-Rajoub, menerima suara terbanyak selama pemilihan parlemen 2006 yang dimenangkan oleh Hamas.

Dalam pemerintahan yang dipimpin Hamas, al-Rajoub menjabat sebagai Menteri Wakaf Palestina. Dia sebelumnya pernah ditahan oleh pasukan Israel.

Sebelumnya pada Selasa (23/2), pasukan Israel menangkap 13 warga Palestina, termasuk pemimpin Hamas, Faze ‘Sawafta, dalam serangan di Tepi Barat.

Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, sebelumnya telah memperingatkan rencana Israel untuk melakukan kampanye penangkapan massal terhadap kelompok perlawanan menjelang pemilu Palestina tahun ini.

Selama sebulan terakhir, beberapa anggota Hamas ditahan dalam penggerebekan Israel. Kelompok Palestina itu memperingatkan bahwa penangkapan Israel bertujuan mengganggu pemilihan umum Palestina dan mempengaruhi hasilnya.

Warga Palestina dijadwalkan memberikan suara dalam pemilihan legislatif pada 22 Mei mendatang, kemudian pemilihan presiden pada 31 Juli, dan pemilihan Dewan Nasional pada 31 Agustus mendatang.

Itu akan menjadi pemilu pertama Palestina setelah pemilu legislatif terakhir, di mana Hamas memenangkan mayoritas, diadakan pada tahun 2006.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: HamasIsraelPalestina
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Romelu Lukaku Tidak Dendam pada Ole Gunnar Solskjaer

Berita Berikutnya

DPRD Medan Minta RS Permata Bunda Segera Bayarkan Tunggakan Gaji Ratusan Karyawan

Related Posts

Dunia

Stategi “Lepas Tangan” Trump, Akhiri Perang Iran dan Biarkan Selat Hormuz Tutup

Selasa, 31 Maret 2026
Dunia

Trump Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran, Incar Pulau Kharg

Senin, 30 Maret 2026
Dunia

Setelah Iran, Kuba Jadi Target Trump Selanjutnya

Sabtu, 28 Maret 2026
Dunia

Iran Luncurkan Rudal Canggih Sejjil ke Israel

Senin, 16 Maret 2026
Dunia

Pesan Iran ke Trump: Kamilah yang Akan Menentukan Akhir Perang

Selasa, 10 Maret 2026
Dunia

Trump Beri Sinyal Perang Lawan Iran Akan Selesai

Selasa, 10 Maret 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kebakaran di Tempat Penitipan Mobil di Kisaran, Puluhan Kenderaan Diduga Ikut Ludes Terbakar

Kamis, 2 April 2026

Pemprov Sumut Siapkan Teknis WFH Tiap Jumat Bagi ASN

Kamis, 2 April 2026

Respons Gerindra soal Polemik Gaji DPRD Padangsidimpuan, Rusydi: Secara Aturan Dibenarkan

Kamis, 2 April 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana