Selasa, 13 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Garuda Indonesia Rugi Rp 36 T

Sabtu, 17 Juli 2021
kanal Ekonomi
19
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Jakarta(MedanPunya) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk rugi US$ 2,5 miliar pada 2020. Kerugian tersebut setara Rp 36,25 triliun (kurs Rp 14.500).

Selain itu, liabilitas atau utang jangka pendek grup Garuda Indonesia melebihi aset lancarnya, yakni US$ 3,8 miliar. Maskapai pelat merah itu mengalami defisiensi ekuitas sebesar US$ 1,9 miliar.

“Pandemi COVID-19, diikuti dengan pembatasan perjalanan, telah menyebabkan penurunan perjalanan udara yang signifikan, dan memiliki dampak buruk pada operasi dan likuiditas Grup,” tulis laporan keuangan perusahaan 2020 dikutip, Sabtu (17/7).

Secara spesifik, Garuda Indonesia Grup belum dapat memenuhi kewajiban keuangannya kepada bank, vendor yang signifikan seperti PT Pertamina (Persero) untuk pembelian bahan bakar, PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai operator bandara, dan lessor pesawat.

“Ketidakmampuan Grup untuk memenuhi kewajibannya kepada lessor mengakibatkan pelarangan penggunaan (grounding) pesawat sewa tertentu Grup,” jelas laporan keuangan tersebut.

Dijelaskan lebih lanjut, perjanjian-perjanjian pinjaman Garuda Indonesia Grup memiliki batasan rasio keuangan yang tidak dapat dipenuhi oleh Grup.

“Bila Grup tidak dapat memenuhi persyaratan ini, pinjaman-pinjaman ini dapat jatuh tempo segera jika diminta oleh pemberi pinjaman. Perjanjian pinjaman ini umumnya juga memiliki persyaratan cross-default,” demikian penjelasan lebih lanjut.

Kondisi-kondisi di atas, disebutkan dalam laporan keuangan tersebut menunjukkan adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan tentang kemampuan Garuda Indonesia Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.

“Mempertimbangkan keadaan tersebut, manajemen Grup telah mempertimbangkan dengan cermat likuiditas masa depan dan kinerja Grup dan sumber pembiayaan yang tersedia dalam menilai apakah Grup akan memiliki sumber daya keuangan yang cukup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya,” tambah laporan tersebut.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: covid-19Garuda IndonesiaKerugian
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Fadli Zon Kritik Keras Muhadjir soal Darurat Militer: Ngawur!

Berita Berikutnya

Bale Takkan Balik ke Tottenham Musim Ini

Related Posts

Ekonomi

Beras Bakal Dibikin Satu Harga seperti BBM!

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Sepanjang 2025

Rabu, 7 Januari 2026
Ekonomi

Pecah Rekor! Neraca Dagang RI Surplus 67 Bulan Beruntun, Capai US$ 2,66 M

Senin, 5 Januari 2026
Ekonomi

RI Stop Impor Beras Tahun Depan

Selasa, 30 Desember 2025
Ekonomi

Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp 7.059 Triliun

Senin, 15 Desember 2025
Ekonomi

Nunggak Pajak Rp 33,9 M, 107 Rekening Diblokir DJP!

Jumat, 5 Desember 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Rusia Kecam Kekuatan Asing yang Coba Intervensi Demo di Iran

Selasa, 13 Januari 2026

Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid, Kena “Kutukan” Kylian Mbappe?

Selasa, 13 Januari 2026

Polisi Buru Pencuri Seret Bocah SD Usai Ketahuan Maling

Senin, 12 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana