Sabtu, 14 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Neraca Perdagangan RI Surplus 3 Tahun Berturut-turut

Senin, 15 Mei 2023
kanal Ekonomi
11
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Jakarta(MedanPunya) Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, neraca perdagangan RI mengalami surplus sebesar 3,94 miliar dollar AS pada April 2023. Ini menjadi bulan ke-36 atau 3 tahun secara berturut-turut neraca perdagangan mengalami surplus.

Surplus perdagangan tersebut dibentuk dari nilai ekspor April sebesar 18,03 miliar dollar AS dan nilai impor sebesar 15,35 miliar dollar AS. Jika dilihat berdasarkan komoditasnya, surplus neraca perdagangan masih ditopang oleh komoditas non migas yang mencatat surplus 5,64 miliar dollar AS, sementara komoditas migas defisit sebesar 1,70 miliar dollar AS.

“Neraca perdagangan Indonesia sampai April 2023 mengalami surplus selama 36 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” ujar Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Imam Machdi, dalam konferensi pers, Senin (15/5).

Imam mengatakan, nilai surplus perdagangan April 2023 lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 2,83 miliar dollar AS. Namun demikian, nilai surplus April lalu lebih rendah dari April 2022 sebesar 7,56 miliar dollar AS.

“Surplus Mei menguat dibadingkan bulan sebelumnya meskipun tercatat lebih rendah dari suplus April 2022,” katanya.

Jika dilihat lebih rinci, komoditas yang menopang surplus neraca dagang ialah, bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan, serta besi dan baja. Sementara itu, komoditas minyak mentah dan hasil minyak menyebabkan defisit pada komoditas migas.

“Surplus neraca peradagangan pada April 2023 yang lebih besar dibandingkan bulan sebelumnya terjadi di tengah penurunan nilai impor yang lebih dalam dibandingkan penurunan ekspor,” ucap Imam.***kps/mpc/bs

 

 

 

Berikan Komentar:
Tags: BPSImam Machdineraca perdagangan
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Tarif Tol Medan Binjai Terbaru, Berlaku Mulai 18 Mei 2023

Berita Berikutnya

Barcelona Juara, Laporta Langsung Janji Belanja Pemain

Related Posts

Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Capai 5,11 Persen

Kamis, 5 Februari 2026
Ekonomi

Harga Emas Dunia Tembus Rekor Baru, Picu Kekhawatiran Krisis Global

Senin, 26 Januari 2026
Ekonomi

Izin Usaha Toba Pulp Dicabut-Saham Digembok Bursa, Invertor Gigit Jari

Rabu, 21 Januari 2026
Ekonomi

Beras Bakal Dibikin Satu Harga seperti BBM!

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Sepanjang 2025

Rabu, 7 Januari 2026
Ekonomi

Pecah Rekor! Neraca Dagang RI Surplus 67 Bulan Beruntun, Capai US$ 2,66 M

Senin, 5 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

DPRD Kritik Dishub Medan, Minta Seluruh Jukir Diberikan Atribut Lengkap

Jumat, 13 Februari 2026

Doli Datangi KPAI Adukan Kasus Pelecehan Terhadap Bocah SD di Asahan

Jumat, 13 Februari 2026

Hukuman Polisi Jual 1,1 Ton Sisik Trenggiling di Asahan Dipotong Jadi 7 Tahun Bui

Jumat, 13 Februari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana