Kamis, 8 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Keluhan Ortu Yayasan Sari Asih Nusantara Bermasalah, Tabungan Anak Tak Bisa Dicairkan

Senin, 28 Juni 2021
kanal Metro
91
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Sejumlah orang tua peserta didik di berbagai daerah di Sumatera Utara menjadi korban Yayasan Sari Asih Nusantara (SAN).

Seperti halnya di Samosir, Medan, Porsea dan Parapat.

Satu dari orang tua siswa, Cut Halimah, warga Parapat mengatakan Yayasan SAN yang selama ini membuka kantor di berbagai daerah tidak mencairkan uang anaknya.

Selama ini Yayasan SAN dikatakan Cut Halimah datang menawarkan jasa dan menampung anak-anak sekolah untuk menabung.

“Tabungan anak sekolah enggak cair. Seluruhnya bermasalah, di Samosir juga, Lumban Julu Tobasa, karena bermasalah dari pusat di Medan,” ujarnya, Senin (28/6).

Hingga akhirnya, pada Rabu pekan lalu para orang tua mendatangi kantor pusat di Medan.

Sayangnya, orang berkompeten yang hendak ditemui tidak ditemukan di kantornya, sehingga mereka mendatangi rumah bendahara yayasan tersebut di Medan.

Memang, kata Cut, Yayasan SAN itu tidak ada hubungannya dengan sekolah dalam meyelenggarakan tabungan untuk anak.

Dalam satu keluarga, korban bisa sampai tiga orang.

“Satu keluarga ada yang dua orang atau tiga orang anaknya ikut tabungan ini. Saya kemarin, tiga orang ikut. Ini, satu lagi yang belum cair anakku,”ujar Cut.

Sistem penabungan dilakukan sejak awal masuk sekolah.

Sementara untuk penarikan menurut Cut diberlakukan pada saat akan tamat sekolah.

Para siswa wajib mengisi tabungan setiap bulan dan besarannya bervariasi sesuai dengan kemampuan setiap siswa.

Nantinya setiap siswa bakal dikenakan bunga 10 persen.

Permasalahan tabungan yang dialami Cut yang berdomisili di Parapat, Simalungun juga dialami oleh Ernita Malau.

Ernita Malau yang tinggal di Samosir juga merupakan korban.

Ernita sudah dua tahun memberi tabungan untuk anaknya namun tiba-tiba bermasalah.***trb/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: peserta didikYayasan SAN
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Gubsu Pernah Bawa Tank ke Kampung Narkoba saat Jadi Pangdam

Berita Berikutnya

Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kotak Kardus di Gang SMPN 1 Pancurbatu

Related Posts

Metro

Truk Pengangkut Kaca Pecah Ban-Terguling di Jalan Kapten Sumarsono, 1 Orang Luka

Rabu, 7 Januari 2026
Metro

Korban Tewas Banjir-Longsor di Sumut Bertambah Menjadi 372 Orang, Hilang 42

Rabu, 7 Januari 2026
Metro

Lubang Besar di Simpang Jalan Arah RSUP Adam Malik Medan Bahayakan Pengendara

Rabu, 7 Januari 2026
Metro

Polisi Tangkap Pasutri Bandar Narkoba di Medan, Sita 1 Kg Sabu-Pil Happy Five

Rabu, 7 Januari 2026
Metro

Santriwati Diduga Dilecehkan Pimpinan Ponpes

Senin, 5 Januari 2026
Metro

Anak Bunuh ibu di Medan Akibat “Game Online”, Ini Kata Psikolog

Selasa, 30 Desember 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Truk Pengangkut Kaca Pecah Ban-Terguling di Jalan Kapten Sumarsono, 1 Orang Luka

Rabu, 7 Januari 2026

Korban Tewas Banjir-Longsor di Sumut Bertambah Menjadi 372 Orang, Hilang 42

Rabu, 7 Januari 2026

Viral Pemuda Bersajam Sandera Lansia di Labusel

Rabu, 7 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana